alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Kementerian Sosial RI Rekrut Pendamping Sosial KAT

SUMBAWA-Tahun ini Kementerian Sosial RI melalui Direktoran Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) membuka peluang para sarjana untuk menjadi tenaga pendamping sosial program KAT. Khusus di Kabupaten Sumbawa, dibutuhkan dua orang pendamping sosial. Mereka masing-masing akan ditempatkan di Dusun Panco Desa Mata Kecamatan Tarano dan di Dusun Keban Lemak Desa Tepal Kecamatan Batu Lanteh.

Open recruitment sudah mulai dilakukan bersamaan untuk seluruh Indonesia. Untuk NTB totalnya ada tiga orang. Satu orang di Kabupaten Bima dan dua orang di Kabupaten Sumbawa,” ungkap Kabid Pemberdayaan dan Kelembagaan Kesejahtraan Sosial Dinas Sosial Sumbawa Cendra Hastuty kemarin (15/2).

Pendamping sosial KAT yang akan direkrut ini diharapkan dapat menjadi agen perubahan menuju kehidupan warga KAT yang lebih sejahtera. Selain itu, pendamping juga berperan memfasilitasi terciptanya gagasan dan nilai-nilai pembaharuan secara gradual. Pendamping juga harus mampu membuka akses ke dunia luar bersama dengan warga KAT. Serta membangun sinergi untuk pemenuhan kebutuhan dasar yang selama ini menjadi menjadi masalah utama.

“Untuk itu diperlukan pendamping sosial KAT yang memiliki keahlian pendampingan, integritas, daya juang serta jiwa kerelewanan yang mampu membangun pembelajaran dengan tinggal beberapa lama bersama warga di lokasi KAT,” jelasnya.

Sesuai data di Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, saat ini total dareah yang telah disasar program KAT di Kabupaten Sumbawa sebanyak 22 lokasi. Antara lain Dusun Fajar Bakti dan Ladan Desa Batu Rotok, Dusun Kuang Jeringo Desa Lenangguar, dan Gili Tapan Maronge. Termasuk Dusun Panco dan Keban Lemak yang telah sukses disasar program KAT tahap pertama yakni pembangunan dan renovasi rumah warga. (aen/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks