alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Penyandang Disabilitas Dapat Tangan dan Kaki Palsu

SUMBAWA-Sebanyak 16 orang penyandang disabilitas se-Pulau Sumbawa mendapat bantuan kaki dan tangan palsu gratis dari pemerintah, kemarin (17/2). Dari 16 penerima, delapan orang di antaranya berasal dari Kabupaten Sumbawa, tiga lainnya dari KSB, Kota Bima 3 orang dan Kabupaten Dompu 2 orang.

Program kaki dan tangan palsu gratis ini merupakan program Direktorat Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI. Pemberian bantuan dipusatkan di Kantor Dinas Sosial Sumbawa.

“Pemasangan tangan dan kaki gratis itu dilakukan oleh Jamaluddin, seorang ahli Otortik Protestik dari Kementerian Sosial RI,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa A. Yani.

Ia menyampaikan, perlindungan sosial

kepada masyarakat merupakan amanat konstitusi yang harus menjadi perhatian utama pemerintah. Terutama kepada masyarakat kurang mampu serta para penyandang kebutuhan khusus. Agar mereka dapat menjalani kehidupannya sehari-hari secara normal.

Mantan Kadishub Sumbawa ini berharap bantuan tersebut bisa membawa manfaat bagi para penerima. “Minimal mampu mempersempit disparitas para penyandang dengan orang normal. Sehingga mampu menumbuhkan nilai-nilai positif berupa kepercayaan diri yang tinggi di tengah-tengah masyarakat,” harap Yani.

Yani berharap testimoni dari para penerima bantuan disampaikan kepada masyarakat. Sekaligus menyampaikan data usulan masyarakat yang membutuhkan bantuan serupa kepada Dinas Sosial.

Di bagian lain Yani menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI dan Dinas Sosial NTB. Termasuk semua pihak yang yang telah memfasilitasi pemasangan kaki dan tangan palsu gratis ini.

Sementara itu salah seorang penerima bantuan Manaing, warga Kampung Irian Kelurahan Seketeng, Sumbawa berterima kasih atas bantuan tersebut. “Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan bantuan ini. Sehingga bisa beraktifitas sebagai pedagang dengan lancar, tanpa harus bergantung kepada orang lain”, ujar Manaing. (aen/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks