alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Genjot Ketahanan Pangan Warga di Masa Pandemi Korona

POLRES Sumbawa menyadari betul pentingnya ketahanan pangan di masa pandemi. Itu sebabnya, para Bhabinkamtibmas di sana diingatkan tidak cuma berdiam diri. Aktif berkeliling desa yang menjadi wilayah tugas. Menjadi sahabat para petani.

Seperti yang dilakukan Aipda Heru Tugas S. Bhabinkamtibmas Desa Kerato,  Kecamatan Unter Iwes, ini berkeliling menyapa dari dekat para petani sayur di desa tersebut. “Kami memberikan bantuan untuk meningkatkan produksi sayur milik warga,” kata dia.

Aipda Heru tidak sendiri. Dia bersama Babinsa Desa Kerato, Serma Baharuddin. Keduanya menjadi pemberi solusi, terhadap apa yang dihadapi para petani. Misalnya dengan menghubungkannya dengan para pemangku kepentingan lain sehingga produksi sayur milik petani terus meningkat.

“Kami juga membantu dalam hal penjualan dan pemasaran,” kata Aiptu Heru.

Di Kerato, para petani sayur tergabung dalam kelompok tani “Hasrat Indah”. Lokasi kelompok tani ini ada Dusun Sering Atas. Kelompok tani yang diketuai oleh Maknun ini telah berdiri sejak tahun 1980. Kini anggotanya 10 orang petani.

Kelompok tani ini menyewa lahan sawah milik warga desa untuk kemudian ditanami sayur. Adapun sayuran yang biasa ditanam adalah tomat, cabai, terong, buncis, kacang panjang, pare, sawi, dan bayam. Hasilnya, dijual di pasar-pasar di Kabupaten Sumbawa.

“Kegiatan para petani ini merupakan salah satu bentuk upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat Sumbawa, khusunya di Desa Kerato,” kata Aiptu Heru.

Ketahanan pangan kata dia menjadi urusan penting, terutama dalam rangka menyambut adaptasi kebiasaan baru saat pandemi Covid-19. “Polres Sumbawa tentu memberikan dukungan penuh bagi para petani,” lanjutnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Sumbawa Iptu Sumardi mengemukakan, ke depan Polres Sumbawa akan membentuk kelompok tani Tiga Pilar. Kelompok tersebut akan dibina langsung oleh unsur tiga Pilar Khamtibmas yakni Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

“Semoga dengan adanya dukungan ini, bisa meningkatkan hasil produksi para petani sayur di Kabupaten Sumbawa. Sehingga dapat menunjang ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi ini,” katanya. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Begini Cara Booking Service Online Via Motorku X

”Caranya sangat mudah, semua hanya dalam genggaman saja,” ucap Marketing Sub Dept Head Kresna Murti Dewanto.

Minyak Jaran Peresak Sakra, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Lawan Korona

PANDEMI Covid-19 membuat banyak inovasi yang dilakukan warga. Terutama untuk menjaga dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti rajin berolahraga, mengkonsumsi madu alami, obat herbal, istirahat cukup, hingga berjemur dibawah matahari pagi.

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks