alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

HUT RI, Enam Napi Langsung Bebas

SUMBAWA-Perayaan HUT RI ke-74 tahun ini memiliki arti berbeda bagi sejumlah narapidana di Lapas Klas IIA Sumbawa. Sebab, beberapa di antara mereka langsung menghirup udara bebas setelah mendapatkan remisi.

Pemberian remisi itu diberikan dalam upacara peringatan HUT RI yang digelar di Lapas Sumbawa, Sabtu lalu (17/8). Sebanyak 361 napi mendapat remisi. Enam diantaranya bebas sepenuhnya.

Remisi yang diberikan kepada para napi itu terdiri dari dua jenis. Yakni Remisi Umum (RU) 1 sebagian dan Remisi Umum (RU) 2 sepenuhnya. Jumlah remisi bervariasi, mulai dari 15 hari, satu bulan hingga enam bulan. RU 1 sebagian adalah remisi yang diberikan kepada napi dengan masih menyisakan masa hukuman. Sementara RU 2 sepenuhnya diberikan kepada napi dan langsung bebas.

Enam orang yang mendapatkan RU 2 dan langsung bebas itu yakni, Agus Widodo, Beni Heru, Bialo, Hasanuddin, Sumardi dan Zainuddin. Agus Widodo mendapatkan remisi satu bulan, Beni Heru mendapatkan remisi tiga bulan, Bialo mendapatkan remisi enam bulan, Hasanuddin mendapatkan remisi satu bulan, Sumardi mendapatkan remisi satu bulan dan Zainuddin mendapatkan remisi empat bulan. SK remisi ratusan warga binaan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan warga binaan oleh Bupati Sumbawa HM Husni Djibril.

Bupati yang membacakan sambutan tertulis Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang menyebutkan bahwa pemberian remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan pemasyarakatan. Tetapi lebih dari itu, remisi merupakan apresiasi negara terhadap warga binaan pemasyarakatan. Yang telah berhasil menunjukkan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan.

Dalam sambutan tertulisnya, Menkumham juga berpesan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar menjadikan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan, mengubah pola kinerja agar dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkait pemasyarakatan.

“Juga dapat secara tegas memberikan kepastian hukum kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Kemudian peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan melaksanakan tugas dengan penuh integritas. Serta bekerja profesional dan tulus,” paparnya. (run/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Jurang Jaler, Juaranya Lingkungan Bersih dan Asri

Desa Jurang Jaler, meraih juara satu Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Desa ini memang kaya inovasi. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks