alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

Cegah Korona, Rumah Makan dan Kafe Tak Boleh Lalai

PULUHAN anggota gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP intensif menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di Sumbawa Barat. Kali ini, yang menjadi sasaran adalah rumah makan dan café yang ada di Maluk, Sumbawa Barat.

Rupanya, pelanggaran protokol kesehatan di rumah makan dan café di Maluk masih terjadi. Terbukti, saat tim gabungan menggelar razia, terjading 17 orang pelanggar protokol kesehatan dalam operasi yustisi tersebut. Pelanggaran yang mereka lakukan antara lain karena tidak mengenakan masker.

“Kami memberikan sanksi berupa denda dan sanksi sosial kepada para pelanggar,” kata Kabid Penegakan Perundang-undang Daerah Pol PP Sumbawa Barat, Alimuddin yang memimpin operasi yustisi.

Operasi sendiri digelar pada pagi hari. Dipusatkan di jantung Kecamatan Seteluk dimana memang terdapat banyak rumah makan dan café yang biasanya memang ramai dikunjungi warga.

Alimuddin menyebutkan, di antara 17 orang yang terjading tersebut, sebanyak Sembilan orang membayar denda masing-masing Rp 100 ribu. Sementara sebanyak delapan orang lainnya tidak bisa bersedia membayar denda. Namun, mereka memilih menjalankan sanksi sosial dengan membersihkan sampah di sejumlah fasilitas umum yang ada di Kecamatan Seteluk.

Selain oeprasi yustisi di rumah makan dan café, operasi juga digelar di depan Kantor Camat Seteluk. Kali ini, yang menjadi sasaran operasi ini adalah para pengendara yang lalu lalang di jalan utama tersebut.

Pada razia tersebut, selain penegakan hukum, aparat gabungan juga menyosialisasikan agar masyarakat tidak henti-hentinya menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Antara lain dengan memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak atau tidak berkerumun.

“Kami pastikan, razia ini kami lakukan dengan mengedepankan tindakan persuasif dan humanis,” kata Alimuddin.

Paur Urkes Polres Sumbawa Barat Iptu Ika Hariyanti menambahkan, dengan operasi yustisi ini, pihaknya berharap agar masyarakat mematuhi sepenuhnya Perda Provinsi NTB Nomor 7 tahun 2020 dan Peraturan Bupati KSB Nomor 41/2020 dengan penuh rasa tanggung jawab.

Total selama dua jam, operasi yustisi di Kecamatan Maluk ini digelar. Setelah itu tim kemudian membubarkan diri untuk kemudian menggelar operasi yustisi di lokasi yang lain di Sumbawa Barat. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks