Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Hari Lahir ke 19, Sumbawa Barat Makin Smart

TALIWANG—Minggu 20 November 2022, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) merayakan hari lahir ke 19. Diusianya yang masih remaja kabupaten dengan motto Pariri Lema Bariri ini berhasil bertransformasi sebagai kabupaten yang smart melalui sejumlah prestasi diraih pasangan Bupati, Dr.Ir. H.W.Musyafirin, MM dan Wabup Fud Syaifuddin, ST.

‘’Peringatan hari lahir KSB merupakan saat yang tepat untuk mengingat kembali sejarah pembentukan daerah kita. Diawali dengan perjalanan panjang dan melewati berbagai dinamika,’’ jelas Bupati Sumbawa Barat, H.W.Musyafirin saat memimpin upacara HUT KSB ke 19, kemarin.

Wewujudkan harapan dan cita-cita pembentukan KSB, Pemda didukungan DPRD dan seluruh masyarakat terus berikhtiar menjalankan amanah dengan berbagai instrumen pembangunan untuk percepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat dari periode pertama hingga periode ke dua, banyak hal yang telah dicapai.

Urusan pelayanan dasar pendidikan, capaian rata-rata lama sekolah berada pada angka 8,72 tahun dan harapan lama sekolah 13,64 tahun. Ini mendongkrak peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) KSB menjadi terbaik di NTB untuk kategori kabupaten, yaitu dengan angka 71,85 poin.

Urusan kesehatan, angka kesakitan 12,87 persen atau  menurun 4,89 persen dari tahun sebelumnya. Angka tersebut di bawah angka kesakitan Provinsi NTB 21,02 persen dan nasional 13,04 persen. ‘’Ini selaras dengan capaian KSB yang telah menuntaskan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dan mendapatkan rekor MURI tahun 2021 sebagai kabupaten pertama di Indonesia tuntas STBM,’’ paparnya.

Peningkatan kinerja urusan kesehatan juga tercermin pada indikator Umur Harapan Hidup (UHH) 68,31 tahun. Capaian berikutnya yaitu penurunan angka stunting tahun

2022 8,78 persen atau menurun 5,67 persen dibandingkan tahun 2021. Keberhasilan yang telah dicapai dalam urusan kesehatan masih berbanding lurus       dengan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) KSB yang berada pada peringkat enam nasional dan peringkat satu di NTB.

Iktiar memberikan pelayanan terbaik itu salah satunya melalui kolaborasi posyandu gotong royong dengan posyandu prima yang diwujudkan dalam Integrasi  Layanan Primer       (ILP).

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat hadir dalam Harlah KSB ke 19 didampingi Bupati KSB, H.W.Musyafirin, Wabup Fud Syaifuddin dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Berdasarkan      penilaian Kementerian Kesehatan, KSB memperoleh indeks kesiapan tertinggi di Indonesia dengan skor 0,89 poin. Demikian juga program perlindungan sosial dengan sasaran kelompok rentan melalui program Pariri Sehat, Pariri Pintar, Pariri Lansia dan disabilitas sebagai upaya memberikan jaminan sosial       kepada masyarakat.

‘’Untuk program Pariri Sehat yang diimplementasikan melalui jaminan kesehatan telah mencakup 98,57 persen dan telah mencapai predikat universal health coverage (UHC),’’ sebutnya.

Dalam upaya percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 tahun 2022, pemerintah daerah melalui program FM332 telah memberikan jaminan sosial terhadap fakir miskin. ‘’Program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan BAZNAS dan pihak swasta, berupa santunan Rp 250 ribu per bulan kepada 1.586 kepala keluarga. Pola pengentasan kemiskinan ini merupakan satu – satunya di Indonesia dan telah berjalan selama lima tahun,’’ bebernya.

Baca Juga :  Miliki Setengah Ons Sabu, Anak Susul Ayah ke Penjara

Atas capain itu, Pemda KSB mendapat anugerah Satya Lencana Kebaktian Sosial (SLKS) dari Presiden Republik Indonesia tahun 2021. Dalam menginplementasikan reformasi birokrasi yang meliputi delapan area perubahan, ditunjukkan dengan diraihnya penghargaan peringkat pertama dalam ajang BKN award 2022 dengan kategori penilaian kompetensi dan implementasi manajemen ASN terbaik. ‘’Untuk sistem pengelolaan keuangan KSB juga mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) delapan kali berturut – turut,’’ jelasnya.

Capaian lain yang diperoleh atas kinerja pemerintah daerah dalam pelayanan publik yaitu penghargaan pembangunan daerah dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang diserahkan oleh Presiden RI dan anugerah Indonesia Smart Nation Awards (ISNA) 2022 kategori special achievement of innovative economic recovery.

‘’Banyak juga capaian lain yang diraih hingga saat ini. Diantaranya prestasi di sektor pertanian,    perikanan, keamanan   dan ketertiban, penanggulangan kebakaran, perdagangan dan UMKM dan lain sebagainya,’’ ujarnya.

Bupati juga secara khusus menyinggung investasi di KSB, khususnya Kecamatan Maluk telah ditetapkan sebagai kawasan industri dalam RPJMN 2020–2024. ‘’Keberadaan kawasan industri       diharapkan mendongkrak perekonomian daerah dan menjadi solusi penyediaan lapangan kerja,’’ harapnya.

Selain itu juga akan mendorong     peningkatan       laju pertumbuhan ekonomi melalui segmen-segmen pertumbuhan ekonomi baru yang diharapkan dapat menampung angkatan kerja yang ada. ‘’Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sesuai rilis BPS pada November 2022   ini  mengalami   penurunan   0,96   persen yaitu dari 5,52 persen pada tahun 2021 menjadi 4,56 persen pada tahun 2022,’’ bebernya lagi.

Penurunan TPT KSB patut disyukuri, dimana dalam periode yang sama, beberapa daerah lain di NTB mengalami peningkatan. Selain kawasan industri, tahun ini juga pembangunan bandar udara Kiantar dimulai, dimana pembangunanya dilakukan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) melalui dana Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). ‘’Kehadiran bandara diharapkan menjadi jawaban atas          sulitnya       konektivitas transportasi dan menjadi pengungkit berkembangnya sektor pariwisata, dan ekonomi kreatif yang tentunya menyerap tenaga kerja dan hasil produk lokal,’’ katanya.

Bupati kembali menegaskan, pembangunan daerah bukan hanya tugas pemerintah daerah semata, namun diperlukan kerja-kerja partisipatif dan kolaboratif seluruh elemen yang ada di KSB termasuk pelibatan instansi vertikal dan peningkatan partisipasi seluruh lapisan masyarakat serta mendorong sektor swasta sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. ‘’Termasuk terhadap keberadaan PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT). Kehadiran perusahaan ini dipastikan memberikan      dampak       bagi perekonomian daerah,’’ tandasnya.

Sesuai data statistik, sektor tambang merupakan penyumbang PDRB terbesar, yaitu 82,4 persen dan sejak terbentuknya KSB termasuk saat masih dikelola PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) telah memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah baik dari Dana Bagi Hasil (DBH) yang ditetapkan pemerintah pusat maupun sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai batas kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.

Baca Juga :  Petani Keluhkan Anjloknya Harga Garam

Ia tidak menampik, keberadaan tambang tentu menimbulkan dampak sosial bagi masyarakat, sehingga pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menetapkan regulasi terkait mekanisme penanganan dampak sosial dan lingkungan. ‘’Diharapkan pemerintah daerah memiliki mitra strategis dalam berbagi peran melalui kolaborasi program dengan perusahaan tambang bersangkutan,’’ tukasnya.

Untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan, perusahaan tambang wajib menyusun Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) dengan berpedoman pada cetak biru (blue print) yang disusun dan ditetapkan pemerintah propinsi.

‘’Diharapkan kedepan adanya sinergi perencanaan dan pelaksanaan program PPM sesuai kewenangan yang dimiliki, yang pada akhirnya dapat mewujudkan akselerasi peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ tambahnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang hadir langsung saat Harlah ke 19 secara khusus memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang diraih Kabupaten Sumbawa Barat pada usianya yang ke 19 tahun. KSB bagi gubernur tidaklah asing. Ia mengaku sangat mengenal KSB ketika saat itu masih berstatus sebagai kecamatan sebelum memekarkan diri dengan Kabupaten Sumbawa pada 20 November 2003. ‘’KSB ini diberkahi, tak hanya alamnya yang kaya karena ada tambang terbesar di Indonesia, tapi juga punya pemimpin yang hebat dan luar biasa. Jangankan jadi bupati, jadi gubernur bahkan predisen pun oke menurut saya,’’ katanya seraya tersenyum.

Kesempatan itu dimanfaatkan gubernur untuk memberikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Bandar Kiantar, Poto Tano. ‘’Hadirnya bandara ini merupakan berkah yang luar biasa. Kami atas nama Pemrov NTB secara khusus menyampaikan terimakasih kepada PT Amman Mineral. Ini akan mengakselerasi pembangunan di KSB,’’ paparnya.

Hadirnya bandara baru tentunya harus diberangi dengan kesiapan KSB membuka diri terhadap semua orang yang tertarik datang ke KSB. ‘’Hadirnya bandara baru bukan hanya milik KSB, bandara ini nantinya akan menjadi epicentrum baru bagi perkembangan ekonomi di NTB,’’ ingatnya.

Meski demikian gubernur menegaskan, Sumbawa Barat sebagai tuan rumah tentunya harus bisa mandiri. Ia berharap pelaku bisnis nantinya adalah masyarakat lokal Sumbawa Barat. ‘’Tidak ada gunanya kita punya orang-orang hebat disemua kecamatan se KSB, kalau yang melakukan aktifitas bisnis itu bukan orang kita. Jangan kita jadi boneka, tapi kita harus bisa mengambil peranan sebagai pelaku bisnis. Kita tidak boleh jadi penonton di daerah sendiri,’’ tambahnya. (far/*)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks