alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

18 Hari Diisolasi, Bocah Dua Tahun Asal Sumbawa Barat Sembuh Dari Korona

TALIWANG-Lima warga Kabupaten Sumbawa Barat  (KSB) dinyatakan sembuh dari Covid-19. Mereka sudah dipulangkan dari tempat karantina khusus, Senin (22/6).

Dari lima pasien sembuh itu, salah satunya Kepala Puskesmas Brang Rea. Tiga orang lain  (satu keluarga), termasuk balita berusia 2 tahun berasal dari Desa Baru, Kecamatan Brang Rea. Satu orang lagi asal Desa Pasir Putih, Kecamatan Maluk.

Hingga kemarin, total pasien sembuh dari Covid-19 di KSB berjumlah delapan orang. Lima orang lainnya masih dalam perawatan dan satu orang meninggal dunia.

Wakil Bupati KSB Fud Syaifuddin mengatakan pasien sembuh kali ini menjadi yang terbanyak sejak korona. Dia lima pasien lainya yang masih dalam perawatan segera sembuh. ‘’Kita sudah membuktikan bahwa Covid-19 itu bisa disembuhkan,’’ katanya saat pemulangan pasien sembuh korona, kemarin.

Dia berpesan kepada pasien sembuh agar tetap menjalankan protokol pencegahan Covid-19. Di samping itu, wabup meminta agar setiap aktifitas tetap menggunakan masker. ‘’Kepala seluruh warga Sumbawa Barat saya berpesan, jangan mendzolimi warga kita yang sembuh ini,’’ pesannya.

Wabup tidak menampik pasien positif Covid-19 mendapatkan perlakuan tidak mengenakan. Salah satunya keluarga dekat pasien ini kerap dijauhi. ‘’Mendzolimi orang itu dosanya besar. Kita tidak boleh takut sepanjang kita tetap mengikuti protokol standar,’’ harapnya.

Direktur RSUD Asy Syifa KSB dr. Carlof Sitompul menjelaskan, lima pasien sembuh ini klaster Magetan dan Banglades. ’’Balita 2 tahun itu sudah menjalani isolasi dan perawatan antara 18 hari sampai 34 hari,’’ jelasnya.

Sampai saat ini pasien yang dirawat di Rusunawa sendiri masih delapan orang. Tiga orang yang masih positif, tiga orang dengan swab ulangan pertama negatif dan dua orang Perlaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) reaktif rapid test dengan hasil swab pertama negatif.

‘’Delapan orang ini sudah kami ambil lagi sampel swabnya. Mudah-mudahan minggu ini hasilnya keluar, sehingga semuanya sembuh dan bisa dipulangkan dan beraktifitas seperti sedia kala,’’ tambahnya. (far/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks