alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Listrik Padam Akibat Ujicoba Mesin PLTMG

SUMBAWA-Semangat jajaran PLN Sumbawa mewujudkan sistem kelistrikan yang handal tampaknya belum maksimal. Dalam beberapa hari terakhir, kondisi listrik secara umum di Kabupaten Sumbawa memprihatinkan. Intensitas pemadaman cukup tinggi.

Terhadap kondisi ini Manager PLN Area Sumbawa Hamzah Hasanuddin menyampaikan permohonan maaf. Katanya, kondisi tersebut tidak diinginkan semua pihak, baik masyarakat selaku konsumen, pemerintah daerah, maupun PLN sendiri. Namun faktanya, semuanya belum berjalan maksimal, sehingga pemadaman tidak bisa dihindari.

Dalam jumpa persnya Sabtu lalu (23/3), ia menjelaskan secara rinci penyebab tingginya intensitas pemadaman dalam beberapa hari terakhir. Ditegaskan, pemadaman yang kerap terjadi belakangan ini bukan karena Sumbawa mengalami defisit atau krisis listrik.

Terjadinya pemadaman listrik karena PLN memasuki masa transisi dengan mulai dilakukannya ujicoba tiga mesin buatan Jerman di PLTMG Badas. Tiga mesin itu masing-masing berkapasitas 17,7 MW atau total sekitar 54 MW. Ujicoba itu secara mekanisme wajib dilakukan. Karena setiap pembangkit yang akan masuk dan siap digunakan PLN harus melalui tahap pengujian.

“Apabila ujicoba belum tuntas dilakukan, maka pihak PLN tidak bersedia untuk mengambil alih atau memanfaatkan mesin produk Jerman ini,” tegasnya.

Namun melihat kondisi yang terjadi di lapangan, ke depan pihaknya akan terus melakukan evaluasi. Hanya saja ujicoba akan tetap dilakukan. Karena sistem listrik di Sumbawa dengan keberadan PLTMG harus benar-benar handal.

Sebenarnya dalam tahap pengujian ini, pihaknya berharap berjalan baik, tanpa terjadi pemadaman. Ternyata perkiraan ini meleset, karena justru ujicoba ini menjadi penyebab terjadi pemadaman listrik yang dikeluhkan para konsumen.

“Kalau secara teknis sebenarnya sudah connect antara mesin yang ada saat ini dengan PLTMG di Badas. Namun ujicobanya yang belum matching. Inilah yang terus diperbaiki,” katanya.

Hal sama diungkapkan UPK Tambora Ardi. Katanya, pemadaman yang terjadi karena persoalan teknis sebagai akibat dari ujicoba mesin PLTMG. Mesin PLTMG yang didatangkan dari Jerman dinilai handal dan telah melalui pengecekan yang sangat jeli.

Namun ketika mesin di-conect dengan mesin PLN yang ada saat ini terjadi pemadaman listrik. Pihaknya masih mencari cara bagaimana mensingkronkan mesin buatan Jerman itu dengan mesin lama milik PLN tanpa dilakukan pemadaman.

“Kalau mesin lama, pengoperasiannya masih menggunakan cara konvensional (pakai tangan). Tapi mesin Jerman ini menggunakan komputer,” jelasnya.

Dengan kondisi ini dia berharap masyarakat bersabar dan memahami kondisi yang terjadi. Pihaknya terus berusaha agar sistem listrik Sumbawa tetap handal.

“Ketika mesin Jerman ini sudah beroperasi maka daya yang dimiliki PLN Sumbawa sekitar 180 MW. Dengan daya yang sangat besar ini, dipastikan jangkauan wilayahnya lebih luas lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Darwin, Manajer Bagian Proyek PLTMG Sumbawa mengakui uji keandalan mesin ini masih terus dilakukan. Ini adalah ujicoba terakhir sebelum mesin ini bisa diterima dan digunakan oleh pihak PLN. Pengujian ini secara teknis membutuhkan waktu selama 34 hari dan telah dimulai sejak 11 Maret lalu dan akan berakhir pada 15 April mendatang.

“Semoga semunya berjalan dengan baik. Yang jelas dalam tahap ujcoba ini kita tidak bisa prediksi apa yang akan terjadi. Kondisi yang sama juga terjadi di Bima ataupun di Maumere yang saat ini juga tengah melakukan ujicoba PLTMG seperti yang tengah dilakukan di Sumbawa,” katanya. (aen/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks