alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

45 Anggota DPRD Sumbawa Dilantik

SUMBAWA-Sebanyak 45 anggota DPRD Kabupaten Sumbawa periode 2019-2024, resmi dilantik dan diambil sumpahnya, kemarin (26/8). Pelantikan tersebut sesuai Surat Keputusan Gubernur NTB Nomor 171.2-612 Tahun 2019 tentang Pelantikan dan Pengangkatan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa masa jabatan tahun 2019-2024.

Ketua Sementara DPRD Sumbawa Abdul Rafiq dalam sambutannya meminta dukungan dan kerja sama dengan para anggota dewan dan semua pihak demi kelancaran pelaksanaan tugas-tugas dewan. “Kami berkomitmen, bersungguh-sungguh dalam mewujudkan DPRD Kabupaten Sumbawa yang lebih maju dan lebih baik,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut menurutnya tidaklah mudah. Namun ia yakin, dengan anggota DPRD yang baru dilantik ini merupakan putra putri terbaik Kabupaten Sumbawa. Di dalamnya terdapat enam orang srikandi yang handal dan berintegritas.

“Maka kami yakin akan dapat membuat masyarakat Kabupaten Sumbawa merasa bangga memiliki wakil seperti saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Sumbawa periode 2014-2019 Lalu Budi Suryata menyampaikan, rapat paripurna kemarin adalah rapat paripurna terakhir dalam masa tugas pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Sumbawa masa jabatan 2014-2019.

“Untuk itu kami atas nama pimpinan dan segenap anggota DPRD Kabupaten Sumbawa meminta maaf jika selama melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat terdapat banyak kesalahan,” ungkap Budi.

Disampaikan, mementum saat ini menjadi momentum penting bagi tau dan tanah Samawa. Lima tahun mendatang, fungsi dan lewenangan DPRD yang semakin luas dan signifikan menjadikan DPRD sebagai institusi yang menentukan corak pembangunan daerah ke depan.

Bahkan UU pemerintahan daerah menyebutkan bahwa DPRD adalah penyelenggara pemerintah daerah yang memiliki kewenangan bersama-sama pemerintah daerah yaitu membentuk perda dan menyusun anggaran pendapatan dan lembelanjaan daerah. Oleh karena itulah DPRD dan pemerintah daerah mesti memiliki kesamaan pandangan dalam melihat permasalahan daerah.

“Harapan kami, anggota DPRD yang baru dapat segera bekerja dan menjalankan fungsinya dengan penuh amanah dan profesional,” harapnya.

Ia meyakini, anggota DPRD yang dilantik kemarin akan mampu segera melaksanakan tugas sesuai dengan fungis dan kewenangan yang dimiliki.  Permasalahan yang akan dihadapi semakin kompleks berdasarkan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Sementara itu Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Sumbawa HM Husni Djibril menyampaikan selamat mengemban tugas dan amanah kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Sumbawa yang baru saja dilantik. Terhadap 45 anggota tersebut, gubernur berpesan untuk tetap menyuarakan kepentingan dan aspirasi masyarakat.

Mulai dari mewujudkan regulasi yang tepat dan bermanfaat, hingga enentukan kebijakan fiskal daerah serta fungsi-fungsi pengawasan dalam mengawal pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumbawa.

Dikatakan, yang patut disyukuri semua telah mampu melaksanakan kompetisi politik dengan penuh etika dan kedewasaan. Sehingga, seluruh perbedaan yang terjadi dalam masa-masa pemilu harus dihilangkan.

“Jangan sampai proses politik, lalu mengaburkan kejernihan dan akal sehat, mengorbankan persaudaraan dan persahabatan kita,” pesannya.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Sumbawa, membutuhkan kerja keras dan kerja cerdas bersama untuk mengelaborasinya.  Agar bisa membawa manfaat yang besar bagi hajat hidup segenap lapisan masyarakat Sumbawa, serta guna mendukung percepatan pembangunan di NTB.

“Prestasi yang telah diraih oleh para wakil rakyat terdahulu dalam membangun Kabupaten Sumbawa, hendaknya bisa menjadi spirit dan motivasi untuk dapat dipertahankan. Bahkan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi,” pinta Gubernur. (en/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks