alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Dikes Sumbawa Tangani Dua Pasien HIV

SUMBAWA-Sepanjang tahun ini, Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa menangani dua pasien pengidap penyakit HIV. Kedua  pasien pengidap HIV tersebut, masing-masing adalah seorang ibu rumah tangga berusia 25 tahun dan balita berusia 1 tahun.

“Balita tersebut, sudah masuk stadium 3 dan 4 atau tahap akhir dari infeksi HIV atau disebut AIDS,” ungkap Sekretaris Dikes Sumbawa Surya Darmasyah kemarin (27/3).

Pada tahapan ini, berarti sudah ada penyakit penyerta yang diderita pasien. Misalnya TBC dan diare. Pasien yang sudah masuk pada kondisi AIDS, tubuhnya tidak bisa lagi melawan infeksi, karena sistem imun tubuhnya sudah rusak. Karenanya pasien tersebut bakal sangat rentan terkena penyakit. Karena itu pasien tersebut harus mendapat perawatan medis yang lebih ekstra. Serta dijauhkan dari sumber penyakit yang dapat menular ke tubuhnya.

“Balita ini dirawat di Kota Mataram. Dari informasi yang kami peroleh, ibunya sudah meninggal dunia. Namun bapaknya negatif HIV. Berarti kemungkinan balita ini tertular HIV dari ibunya yang positif mengidap HIV,” ungkap Surya.

Dengan adanya kasus balita yang positif HIV, pihaknya makin mengintensifkan pemeriksaan B 20 pemeriksaan HIV kepada ibu hamil. Sehingga jika ditemukan positif HIV bisa mendapat penanganan segera.

“Jika terlambat ditangani harapan hidup pasien dengan HIV ini menjadi sangat tipis. Itulah mengapa deteksi perlu dilakukan sedini mungkin,” tandasnya.

Pada tahun lalu, Dikes mencatat sebanyak 24 orang positif HIV. Dua di antaranya meninggal dunia. (en/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks