alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Warga Keluhkan Fasilitas Puskesmas Bolo

BIMA-Warga Kecamatan Bolo mengeluhkan fasilitas di puskesmas setempat. Seperti ruangan rawat inap yang sudah tidak layak sehingga berpengaruh pada kesehatan pasien.

“Ruangan rawat inap tidak memenuhi standar. Apalagi sampai menempatkan empat orang pasien dalam satu kamar,” ujar salah seorang warga Furkan, kemarin (26/8).

Kata dia, selain pasien yang ditempatkan dalam satu kamar cukup banyak, di ruangan tersebut tidak ada fasilitas pendukung seperti WC. Padahal WC itu harus ada setiap ruangan untuk mempermudah pasien.

“Pasien kalau mau buang air harus keluar ruangan dengan jarak yang lumayan jauh,” tuturnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya Asikin. Ia menilai, kondisi ruangan rawat inap Puskesmas Bolo sudah tidak layak lagi untuk pasien. “Bangunan ruangan rawat inap harus direhab total. Semua kusen sudah rusak dan harus segera diganti,” katanya.

Menurut dia, mestinya Puskesmas Bolo harus lebih diperhatikan pemerintah. Pasalnya Puskesmas Bolo merupakan central pelayanan kesehatan di Kecamatan Bolo, sehingga banyak melayani pasien.

“Pelayanan di Puskesmas Bolo boleh dibilang nomor satu. Tapi fasilitas nomor sepuluh yakni jauh dari puskesmas lainnya,” terang Asikin.

Sementara itu, warga lainnya Supriyadi mengungkapkan, pemerintah daerah tutup mata terhadap kondisi Puskesmas Bolo. Hal itu berbeda jika dibandingkan dengan perhatian terhadap puskesmas lainnya seperti di Kecamatan Woha, Parado, Donggo dan Soromandi.

“Empat puskesmas yang saya sebut itu dapat dana pembangunan miliaran. Jika dilihat tingkat pelayanan sangat jauh dibanding di Puskesmas Bolo yang setiap saat tidak pernah sepi dari kunjungan warga dan pasien,” ujar Yadin.

Kepala Puskesmas Bolo Nurjanah tidak memberikan komentar banyak terkait keluhan tersebut. “Kita hanya maksimalkan pelayanan terbaik. Kalau urusan pembanguan bisa tanyakan langsung pada pemerintah maupun dinas terkait,” katanya. (sya/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks