alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Pengedar Diciduk Bersama Gadis Muda

SUMBAWA-Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa, kembali melakukan penggerebekan ke tempat transaksi narkoba. Dalam penggerebekan yang dilakukan kemarin, seorang terduga pengedar sabu berhasil diciduk saat bersama dengan seorang gadis muda.

Penggerebekan itu dilakukan di sebuah kos-kosan, di Gang Mangga IV, Kelurahan Uma Sima sekitar pukul 14.00 Wita. Berdasarkan laporan masyarakat di kos tersebut diduga kerap terjadi transaksi dan pesta narkoba.

Mendapat informasi ini, personel Satuan Reserse Narkoba kemudian melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan informasi akurat, polisi melakukan penggerebekan di salah satu kamar kos-kosan tersebut. Hasilnya, ditemukan dua orang sedang berada di dalam kamar. Yakni Aw alias Luwi, 38 tahun, warga Desa Brora, Kecamatan Lopok dan seorang gadis belia berusia 18 tahun.

Anggota Satuan Reserse Narkoba kemudian melakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan satu poket narkotika jenis sabu, sejumlah perlengkapan untuk mengkonsumsi sabu, rokok, tas pinggang, handphone dan yang tunai sebesar Rp 5,2 juta. Keduanya kemudian digelandang ke Polres Sumbawa untuk proses selanjutnya. Berdasarkan hasil tes urine, keduanya positif menggunakan sabu.

Kasat Narkoba Polres Sumbawa Iptu Faisal Afrihadi yang dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus itu. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap keduanya.

“Sementara ini, Luwi diduga kuat sebagai pengedar dan telah ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Diungkapkan, Luwi dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009. Tentang tindak pidana memiliki, menyimpan,  membeli, menerima, menggunakan Narkotika golongan I. Juga dijerat pasal 114 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika  memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I. Perbuatan itu diancam pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. (run/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks