Sabtu, 4 Februari 2023
Sabtu, 4 Februari 2023

Pemilu 2024: KPU KSB Berencana Memekarkan Dapil II

TALIWANG-KPU Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berencana memekarkan Daerah Pemilihan (Dapil) II pada pemilu 2024 mendatang. Dapil II ini meliputi Kecamatan Poto Tano, Seteluk, Brang Rea, dan Brang Ene.

Pada rancangan penataan dapil dan alokasi kursi, KPU mencanangkan Kecamatan Poto Tano dan Seteluk menjadi dapil sendiri. Opsi ini mendatap respon dari Ketua DPC PBB Sumbawa Barat Agusfian.

Dia menegaskan, opsi pembentukan dapil baru itu merupakan hak KPU. ”KPU tentu melakukan tugas dan tanggung jawabnya sesuai tupoksi mereka,’’ katanya, kemarin.

Agusfian menilai KPU memiliki pertimbangan sehingga memunculkan opsi pemekaran dapil. Misalkan jumlah penduduk, luas wilayah, dan letak geografis. ”Sebagai pimpinan partai, kami tentunya menyerahkan sepenuhnya kepada KPU. Karena mereka tentunya sudah melalui pertimbangan dan persyaratan teknis yang dibutuhkan,’’ jelasnya.

Sikap PBB sendiri, sambung dia, partai akan mengajukan pertimbangan melalui kran yang sudah dibuka KPU. ”Partai akan mengajukan surat secara resmi ke KPU, apa yang menjadi dasar dan pertimbangan kami,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Pasangan Mo-Novi Tunggu Pelantikan

PBB tidak mempermasalahkan rencana pemekaran dapil. Jika itu sudah memenuhi syarat, dia tidak mempersilahkan. ”Yang kami dikhawatirkan, jangan sampai pemecahan dapil ini ada nuansa politis, ini berbahaya,’’ kata dia.

Dalam uji publik nanti akan melibatkan semua pihak. Bukan hanya politisi, parpol, atau orang yang notabene tidak memiliki kepentingan dengan dapil yang akan dimekarkan. ”Mekanisme pengujiannya harus jelas. Jangan sampai yang dihadirkan tidak mewakili dapil itu sendiri,” ucap dia.

Dia menyarankan KPU agar menghadirkan tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan kepala desa. ”Sehingga nanti tidak menimbulkan debat kusir di lapangan,’’ tambahnya.

Ketua KPU KSB Denny Saputra menjelaskan, ada dua rancangan yang diusulkan ke KPU Pusat. Pada rancangan pertama tidak ada perubahan. Taliwang tetap sebagai Dapil I dengan alokasi 10 kursi. Poto Tano, Seteluk, Brang Rea dan Brang Ene tetap menjadi Dapil II dengan alokasi sembilan kursi, dan Dapil III meliputi Jereweh, Maluk dan Sekongkang dengan alokasi enam kursi.

Baca Juga :  Pegawai Positif Korona, KPU Sumbawa Barat Karja dari Rumah

”Memang ada dua rancangan yang kita ajukan. Rancangan pertama tidak ada perubahan dan rancangan kedua, dapil II dimekarkan menjadi dua dapil,’’ jelasnya.

Dia membeberkan alasan pemekaran ini. Di antaranya letak geografis, akses jalan raya dari Kecamatan Poto Tano, Seteluk, Brang Rea, dan Brang Ene itu melintasi dapil lain (Kecamatan Taliwang, red). ”Ini beberapa alasan kita. Sehingga itu masuk dalam rancangan II. Pemekaran dapil II ini juga sudah mengemuka sejak 2018 lalu,” sebut dia.

Rancangan ini belum final. Semuanya akan diputuskan KPU pusat. ”Rekomendasinya di sana,’’ jelasnya.

Setelah pengumuman rancangan ini, KPU KSB segera melakukan uji publik. Termasuk meminta tanggapan dan masukan dari masyarakat, dan partai politik, maupun para pihak terkait lainnya. ”Nanti akan ada uji publik. Setelah kita umumkan, kita akan sosialisasi kembali bersamaan dengan meminta tanggapan publik,’’ jelasnya. (far/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks