alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Pingsan di Terminal Sumer Payung Sumbawa, Warga Lombok PDP Korona

SUMBAWA— Seorang pria berusia sekitar 66 tahun ditemukan dalam kondisi pingsan di Terminal Sumer Payung, Sumbawa Minggu (29/3) malam. Dari KTP yang dibawa pria tersebut berasal dari Lombok. 

Dari hasil pemeriksaan Puskesmas Labuan Badas pria ini menunjukkan gejala menyerupai Covid 19 yakni  demam, batuk, pilek dan sesak napas. Pihak puskesmas kemudian melarikan  RS Manambai Abdulkadir dan dinyatakan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) korona.

Pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa tidak merinci identitas pasien PDP ini.  Hanya saja temuan ini membuat jumlah PDP di Kabupaten Sumbawa bertambah dari empat menjadi lima orang.


Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Didi Darsani, memaparkan, jumlah akumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Sumbawa sebanyak 86 orang.

Dengan rincian ODP 81 orang dan PDP sebanyak lima orang. “Terjadi penambahan ODP sebanyak enam orang dan PDP satu orang dari data per 29 Maret 2020. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 ODP telah dinyatakan selesai dalam pemantauan sehingga tersisa 23 ODP,” ujar Didi, didampingi Plt. Kepala Bagian Humas dan Protokol, Arif Alamsyah, S.STP., M.Si dalam jumpa persnya, Senin (30/3) sore. 


Sementara tambahan enam orang ODP memiliki riwayat perjalanan satu orang dari Surabaya, dua orang dari Jakarta, satu orang dari Mataram dan satu orang dari perjalanan Jogjakarta-Bogor-Bandung-Jogjakarta-Sumbawa.

Sementara dan seorang lagi tidak meninggalkan Sumbawa. Tetapi memiliki kontak dengan ODP serta memperlihatkan gejala sakit. “Saat ini seluruh ODP tengah menjalani karantina mandiri. Secara terus menerus dilakukan pemantauan oleh petugas di lapangan,” imbuhnya. 


Disampaikan bahwa saat ini BPBD Provinsi NTB telah mendropping APD sebanyak 125 buah di Kabupaten Sumbawa. APD ini akan segera didistribusikan pada masing-masing regional dalam jumlah yang proporsional. Adapun logistik lainnya saat ini sedang dalam proses pemesanan kepada pihak ketiga. Diperkirakan pada awal April sudah dapat dipenuhi. (run/radarsumbawa/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks