alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Polisi Rilis Sketsa Wajah Buron Pemerkosa Siswi SMA di Samota Sumbawa

SUMBAWA-Penyidik Polres Sumbawa telah mendapatkan ciri-ciri pelaku pemerkosaan di kawasan SAMOTA. Wajah dua pelaku sudah dibuatkan sketsa.

Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra mengatakan sketsa wajah dua pelaku sudah selesai dibuat. Sebelumnya, para saksi dalam kasus tersebut memaparkan ciri-ciri para pelaku kepada penyidik.

“Kami sudah membuat sketsa berdasarkan keterangan korban. Kemudian diolah menggunakan aplikasi Inafis yang kami miliki. Kemiripannya sekitar 70 persen,” ujar kapolres.

Jika masyarakat melihat orang dengan ciri-ciri seperti dalam sketsa itu, kapolres meminta agar melapor ke Polres Sumbawa. ’’Atau melapor ke Polsek terdekat. Sehingga bisa ditindaklanjuti pihak kepolisian,’’ imbaunya.

Seperti diberitakan, kasus dugaan persetubuhan ini terjadi pada Jumat (12/6) siang. Saat itu, korban YD dan pacarnya Bunga (bukan nama sebenarnya, red) sedang berada di pinggir pantai kawasan SAMOTA. Saat sedang berdua, seorang penjaga kandang mendatangi mereka. Untuk menanyakan apa yang mereka lakukan di lokasi itu.

Tidak lama, muncul dua orang lain yang tidak dikenal. Kepada penjaga kandang itu, keduanya mengaku sebagai aparat. Kedua pelaku itu mengatakan akan memproses kedua ABG itu. Akhirnya, YD dan Bunga dibawa para pelaku. YD dan Bunga dipisahkan satu sama lainnya.

Salah seorang pelaku meminta YD untuk membuka bajunya. Setelah itu, kedua tangan YD diikat menggunakan bajunya. Dia lalu disuruh ke laut, dengan tujuan agar tidak melarikan diri. Sementara pelaku lain, mengancam Bunga dengan parang dan memaksa untuk menyetubuhi siswa salah satu sekolah di Kota Sumbawa ini. Karena takut, Bunga menuruti permintaan terduga pelaku itu. Setelah itu, secara bergiliran Bunga disetubuhi dua pelaku. (run/r8)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks