alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020
- Advertisement -

Indeks Berita Tentang :

Anggaran

Inspektorat dan BPKP Evaluasi Anggaran Penanganan Korona Lombok Utara

Inspektorat KLU dan BPKP NTB tengah melakukan evaluasi penggunaan anggaran Covid-19. ”Sedang turun,” kata Kepala Inspektorat KLU H Zulfadli, kemarin (9/10).

Tahun 2021, Dana Desa Naik Tipis

Anggaran Dana Desa (DD) untuk tahun 2021 hanya naik tipis. Dari Rp. 71,2 triliun pada tahun 2020 menjadi Rp. 72 triliun pada tahun 2021 nanti.

Kekeringan di NTB Meluas, Anggaran Penanganan Bencana Masih Seret

”Belum ada yang keluar, baik usulan kita di APBD maupun DSP dari BNPB,” kata Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD NTB H Ahmadi, pada Lombok Post

Pemprov NTB Anggarkan Rp 310,5 Miliar Tangani Dampak Ekonomi Pandemi

Dari Rp 926,9 miliar lebih APBD yang direfocusing untuk penanganan covid-19, Rp 466,29 miliar untuk penanganan kesehatan. Kemudian Rp 150,17 miliar untuk penanganan dampak sosial melalui JPS, dan Rp 310,51 miliar lebih untuk dampak eknomi saja. Penanganan dampak ekonomi itu berupa pemberian stimulus ekonomi dan bantuan permesinan bagi IKM dan UMKM. Sehingga kapasitas produksi mereka semakin meningkat.

Terdampak UU Korona, Dana Desa Terancam

JAKARTA-Berlakunya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Keuangan untuk Penanganan Covid-19 akan berdampak terhadap dana desa. Sebab,...

Ijazah SMK Segera Didistribusikan, Dikbud NTB Masih Terkendala Anggaran

MATARAM-Dinas Dikbud NTB memprediksi, dalam waktu dekat ijazah SMK segera diterima. ”Akan datang dalam pekan ini,” kata  Kepala Seksi Kurikulum Bidang Pembinaan SMK Dinas...

Jumlah TPS Membengkak, Pilkada Serentak di NTB Telan Rp 147 Miliar

  MATARAM-Gara-gara pandemi Covid-19, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) Pilkada di NTB membengkak. Bertambah dari 4.809 menjadi 6.087 TPS.  ”Kita harus menambah jumlah petugas, kebutuhan...

Tangani Covid-19, Pemkab Lombok Utara akan Geser Anggaran Rp 40 Miliar

TANJUNG- Untuk menangani penyebaran Covid-19, Pemkab Lombok Utara berencana menggeser anggaran Rp 40 miliar dari APBD. “Kita sedang terus melakukan penggeseran anggaran sejumlah program....

FITRA Nilai Dukungan Anggaran Penanganan Korona di NTB Belum Optimal

MATARAM-Pemerintah daerah (Pemda) di NTB punya potensi anggaran cukup besar untuk penanganan Covid-19. Syaratnya, semua pemda harus berkolaborasi. ”Potensi anggaran yang bisa direalokasi sebesar...

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).
- Advertisement -

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks