alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020
- Advertisement -

Indeks Berita Tentang :

Bantuan

Warga Mataram Minta Bantuan JPS Diperpanjang

MATARAM-Penyaluran bantuan sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 terus dikebut menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha. Di Monjok Barat, penyaluran bantuan JPS tahap II ini disalurkan, kemarin (29/7). “Kalau sebelumnya secara bertahap. Tapi yang tahap II ini disalurkan sekaligus hari ini (kemarin, Red) untuk 510 KK,” kata Lurah Monjok Barat Mulya Hidayat. Kualitas barang yang disalurkan juga cukup bagus dan bervariasi. Mulai dari abon, ikan teri kering, serta produk UMKM lokal yang bisa bertahan lama. “Kelompok UMKM kami juga kemarin sempat dapat pesanan,” bebernya. Penyaluran bantuan JPS Covid-19 menjelang Idul Adha dirasakan sangat berarti oleh warga. Mengingat bantuan ini memang sangat dibutuhkan. Bahkan, Mulya Hidayat menyampaikan terkait harapan warga agar pembagian JPS diperpanjang. “Mudah-mudah kemampuan keuangan daerah ini bisa menjawab harapan masyarakat sesuai hajat awal pak Wali. Sempat direncanakan pembagian JPS selama enam bulan,” bebernya. Namun belakangan didapatkan informasi jika bantuan JPS Covid-19 hanya tiga bulan. “Kalau memang bisa dilanjutkan, program ini ya kami merasa sangat bersyukur,” imbuhnya. Terlebih warga Kota Mataram di setiap kelurahan memang tidak mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa seperti yang ada di kabupaten. Sehingga mereka hanya bisa mengandalkan bantuan dari pemerintah kota, provinsi dan pusat melalui program yang sudah ada. “Kewenangan kelurahan tidak seotonom desa. Kami hanya peangkat kecamatan, apapun keputusan diambil oleh camat,” akunya. Masrun, warga Lingkungan Karang Kelok mengaku sangat bersyukur dengan adanya bantuan JPS-Covid-19. Pria yang bekerja menjadi buruh bangunan proyek ini mengaku sudah empat bulan nganggur tak punya pekerjaan. “Kami berterima kasih dan bersyukur sekali ada bantuan seperti ini,” cetusnya. Sampai saat ini, Masrun mengaku belum bisa mendapatkan pekerjaan sampingan agar memiliki penghasilan. Sehingga ia berharap, bantuan JPS Covid-19 bisa tetap disalurkan sampai keadaan berangsur normal. “Kalau bisa ya enam bulan atau sampai kapan Covid-19 ini berakhir,” harapnya. (ton/r3)

48 KK Korban Banjir Lombok Tengah Akhirnya Dapat Bantuan

Sebanyak 48 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Lombok Tengah akhirnya menerima bantuan stimulan. “Kita salurkan hari ini (27/7),” kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng Murdi, Senin (27/7).

Pemkab Lotim Kehabisan Anggaran, Bantuan JPS III Terancam Dihapus

Anggaran Pemkab Lotim untuk jaring pengaman sosial (JPS) tahap III sudah habis. Dana Rp 37,5 miliar yang disiapkan bahkan harus ditambah dalam proses penyalurannya. “Justru kita minus Rp 4 miliar,” kata Sekda Lotim HM Juaini Taofik pada Lombok Post, Senin (27/7).

Beras Berkutu, Pembagian Bantuan JPS Mataram Terancam Molor

Pembagian bantuan paket sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) Kota Mataram terancam molor. Penyebabnya, beras dari rekanan yang akan disalurkan ke masyarakat ternyata berkutu. “Kalau belum layak (berasnya), belum bisa kita dropping,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram Hj Baiq Asnayati, Minggu (26/7).

VIDEO : Petugas Temukan Beras Bantuan JPS Mataram Berkutu

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram mengecek sembako yang masuk dalam jaring pengaman sosial (JPS) Kota Mataram sebelum didistribusikan ke masyarakat. Tim gugus menyebar ke beberapa rekanan yang menyiapkan sembako JPS bagi warga terdampak Covid-19 Kota Mataram.

Dorong Desa dan Kelurahan di Lotim Perbaiki Data Penerima Bantuan

Sebanyak 254 operator desa (opdes) dan kelurahan diharapkan dapat segera memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Karena Kemensos telah membuka aplikasi SIKS-NG dari 20 Juli-2 Agustus mendatang.

Wali Kota Bima Bantu Petani Agar Tak Hanya Bergantung Pada Jagung

Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi menyerahkan bantuan sarana produksi kegiatan pengembangan sentral tanaman pangan dan hortikultura, Jumat (17/7). Bantuan yang berasal dari kantong APBD itu menyasar lima lokasi dengan luas lahan 11,4 hektare.

Tersangka Pemotong Dana PKH Segera Diadili di Sumbawa

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa Reza Safetsila Yusa mengatakan, pelimpahan tersebut telah dilakukan Rabu (15/7) sore lalu. Pihaknya telah menyerahkan berkas perkara beserta sejumlah dokumen lainnya terkait kasus itu.

Ditimbang Ulang, Berat Gula Bantuan JPS Mataram Ternyata Kurang

Tim asistensi kembali menemukan berat item bantuan jaring pengaman sosial (JPS) tidak sesuai ketentuan. ”Ada di gula, beratnya kurang. Kita sudah minta untuk ditimbang ulang,” kata Inspektur Inspektorat Kota Mataram Lalu Alwan Basri, Kamis (16/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.
- Advertisement -

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.
Enable Notifications.    Ok No thanks