alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020
- Advertisement -

Indeks Berita Tentang :

efek Korona

Belajar Dari Rumah Dinilai Picu Peningkaan Pernikahan Anak di NTB

Menurut Koordinator Bidang Hukum dan Advokasi LPA NTB Joko Jumadi, belajar dari rumah (BDR) punya sisi gelap yang patut diwaspadai. BDR memicu peningkatan interaksi anak dengan gawai.

Aktivitas Pasar Baju Bekas Karang Sukun Belum Normal

Aktivitas jual beli baju bekas impor di Pasar Karang Sukun perlahan membaik. Namun demikian masih jauh dari kata normal. Pedagang yang mulai membuka lapak juga belum semuanya. ”Pedagang sebenarnya masih takut. Namun kondisi ekonomi yang seret membuat mereka mau tidak mau harus berjualan,” kata Bahraen, Kepala Pasar Karang Sukun kepada Lombok Post, Jumat (24/7/2020).

Sepi Pembeli, Pengusaha Distro di Mataram Andalkan Penjualan Online

Bisnis distro ikut terpuruk akibat Pandemi Korona. Meski new normal mulai diberlakukan, tidak serta merta membuat industri kecil menengah yang sebagian besar dikembangan oleh kalangan anak muda ini langsung menggeliat. ”Biasanya selalu ramai dikunjungi pembeli. Tahun ini justru sebaliknya. Begitupun terjadi di distro-distro sekitar sini,” kata Hardiawan Sugianto, pemilik Heartbreak Distro, kepada Lombok Post, Minggu (19/7/2020).

Efek Korona, Dispar Kota Mataram Tak Punya Anggaran

MATARAM-Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram tak punya anggaran untuk menghidupkan aktivitas bisnis pariwisata. ”Sekarang ini kita tak punya anggaran adakan event,” kata Kepala Dinas...

Banyak Kampus Wisuda Online, Sejumlah Usaha di Mataram Terpuruk

MATARAM–Pandemi Virus Korona membuat sejumlah sekolah hingga universitas di NTB memutuskan menggelar wisuda secara online. Hal tersebut ternyata berdampak buruk bagi sejumlah usaha turunannya.   Seperti...

Terdampak Korona, Bisnis Advertising di Lombok Lesu

MATARAM - Dampak dari Pandemi Covid-19, turut dirasakan pengusaha bidang advertising. ”Sangat berpengaruh. Sebab banyak aktivitas dan kegiatan promosi perusahaan swasta dibatalkan. Terutama bagian...

Kuliah Online Rugikan Pengusaha Sekitar Kampus

MATARAM – Sejak kemunculan Virus Korona, kegiatan pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka di kampus maupun sekolah. Hal itu membuat sejumlah pengusaha di kawasan...

Korona, Cobaan bagi Perusahaan Pembiayaan

MATARAM-Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Provinsi NTB melihat prospek bisnis tahun ini tidak sebaik tahun lalu bisa. Pandemi Korona jadi penyebabnya. ”Tahun ini kalau...

Dihantam Korona, Ekonomi NTB Diprediksi Masih Aman

MATARAM-Pengamat Ekonomi Supiandi menilai ekonomi NTB masih aman. ”Untuk Provinsi NTB saya memprediksi ekonominya pasti mengalami perlambatan, tapi tidak sampai minus. Hal ini didasari...

Penghasilan Merosot 90 Persen, Pengusaha Angkutan Ramai-ramai Ajukan Relaksasi Kredit

MATARAM-Pengusaha jasa angkutan darat tidak bisa maksimal beroperasi semenjak merebaknya Virus Korona. ”Penghasilan hilang hampir 90 persen,” kata Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda)...

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.
- Advertisement -

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks