alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020
- Advertisement -

Indeks Berita Tentang :

KEK Mandalika

Siap-siap Daftar, KEK Mandalika Butuh 27.694 Tenaga Kerja

PELUANG kerja di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika terbuka lebar. Tiga tahun ke depan, pengembangan KEK diperkirakan membutuhkan sedikitnya 27.694 tenaga kerja. Sebagian besar ada pada fase konstruksi. Sisanya tenaga kerja saat kawasan pariwisata ini sudah mulai beroperasi.

Tangani Sengketa di KEK Mandalika, Polda NTB Bentuk Tim Terpadu

Polda NTB terus menyelesaikan persoalan   lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. ”Kita sudah membentuk tim terpadu untuk menyelesaikan persoalan lahan itu,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, Kamis (23/7).

Wakapolri: MotoGP Mandalika 2021 Tak Boleh Gagal

Gelaran MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, menjadi perhatian Wakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono. Dia menegaskan, tidak ada alasan event balap motor akbar itu gagal dihelat.

Kejati NTB Klaim Lahan KEK Mandalika Bebas dari Sengketa

Tanah enklave di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika masih menjadi sorotan. Kejati NTB mengklaim lahan itu sudah tidak ada masalah lagi. “Semua sudah klir. Tidak ada lagi tanah enklave-enklave itu. Mau apalagi?,” kata Kejati NTB Nanang Sigit Yulianto, Kamis (17/7).

Cegah Korona, ITDC Bagikan Masker untuk Pedagang di Mandalika

Managing Director The Mandalika I Wayan Karioka mengatakan, langkah itu dilakukan karena sebagian pedagang tidak disiplin memakai masker. Padahal pemerintah, aparat dan ITDC berkali-kali mengingatkan. Alasannya, tidak memiliki masker. “Sekarang sudah ada masker, tidak ada alasan lagi,” tegasnya.

Sengketa Lahan KEK Mandalika, Polda NTB Kedepankan Upaya Persuasif

MATARAM-Polda NTB berkomitmen menyelesaikan persoalan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. ”Saya baru 49 hari disini. Saya Pak Danrem, Gubernur, dan semua stakeholder...

Lahan Belum Klir, Muncul Sporadik Baru di KEK Mandalika

MATARAM-Pemprov NTB membentuk tim khusus untuk menyelesaikan lahan di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Tim terdiri dari unsur Polri, TNI, kejaksaan, badan pertanahan nasional...

Antisipasi Banjir di Sirkuit MotoGP Mandalika, ITDC Sistem Drainase

PRAYA-PT ITDC terus berupaya meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di KEK Mandalika. Salah satunya caranya dengan membangun saluran drainase. “Proyek ini dilaksanakan dua...

Sebagian Lahan MotoGP Mandalika Masih Bersengketa dengan Warga

Sejumlah titik lahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika belum klir. Termasuk di lokasi pembanguna sirkuit MotoGP. Namun, pihak PT Indonesia Tourism Development Corporation...

Pengusaha di KEK Mandalika Optimis Pariwisata NTB akan Segera Bangkit

PRAYA-Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah menjadi tujuan favorit wisatawan di NTB. “Sehingga dari sekarang kita persiapkan diri,” pesan director of food...

Berita Terbaru

Pasien Korona Keluyuran, NTB Siapkan Denda Rp 50 Juta atau Penjara

Pasien positif Covid-19 wajib menjalani isolasi secara ketat. Jika pasien positif Covid-19 tersebut terbukti keluyuran sebelum dinyatakan sembuh dipastikan akan dipidana. “Ketentuan pidana dalam Perda menyebut, dikenakan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta,” kata Kepala Biro Hukum Setda NTB H Ruslan Abdul Gani, Kamis  (6/8).

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Sosialisasi dan Penilaian Lomba Kampung Sehat Sampai September

PAMATWIL Kabag Sumda Polres Bima AKP Arief Hamid menggelar asistensi dan pemantauan kesiapan desa-desa di Kecamatan Palibelo, Bima, untuk mengikuti Lomba Kampung Sehat.

Kisah Serbat Jahe Desa Langko Lobar yang Bikin Kepincut Ibu Negara

Di tengah pandemi Korona sekarang ini, stamina dan imunitas tubuh harus tetap terjaga. Nah, minuman tradisional dari Desa Langko, Lombok Barat ini patut dicoba. Bentuknya Serbat Jahe. Ibu Negara Iriana Joko Widodo saja mencobanya.

Potensi Kebakaran Hutan di NTB Tinggi, DLHK Intensifkan Pengawasan

”Petugas KPH kami sekarang patroli 24 jam di lokasi yang selama ini sering terjadi kebakaran hutan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, kemarin (6/8/2020).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
- Advertisement -

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks