alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022
- Advertisement -spot_img

Indeks Berita Tentang :

Korupsi Jagung

BPKP NTB Siapkan Banding Putusan PN Mataram Menganulir Hasil Audit

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB menyiapkan upaya hukum banding. Itu terkait dianulirnya hasil audit kerugian negara atas perkara korupsi pengadaan benih jagung tahun 2017 oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Mataram.

Direktur PT WBS pun Siapkan Kasasi Vonis Hakim PT NTB

Menurutnya, putusan bebas Aryanto menjadi modal besar baginya dalam proses kasasi. Sebab, itu bisa menjadi rujukan bagi kliennya untuk bisa bebas dalam perkara tersebut.

Di Tingkat Banding Aryanto Divonis Bebas, Tiga Terdakwa Tetap Ditahan

Hakim PT menyatakan terdakwa Aryanto terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan sebagaimana dakwaan primair. Tetapi tidak dapat dijatuhkan pidana karena perbuatan tersebut termasuk pelanggaran administrasi.

Terdakwa Korupsi Benih Jagung Kini Ditahan di Lapas Mataram 

Husnul Fauzi, Wikanaya, dan Hubi lebih dulu dipindah ke Lapas Mataram, pekan lalu. Sementara Aryanto baru dipindah, Kamis (3/2). "Jadi, semua terdakwa sudah dipindahkan JPU (jaksa penuntut umum) ke Lapas Mataram," kata Juru Bicara Kejati NTB Supardin. 

Korupsi Benih Jagung, Mantan Kadistanbun NTB Divonis 13 Tahun Penjara 

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Mataram yang diketuai I Ketut Somanasa menyatakan terdakwa Husnul terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengadaan benih jagung tahun 2017.

Rekanan Kasus Pengadaan Benih Jagung Dituntut 9 dan 10 Tahun Penjara

Terdakwa korupsi proyek pengadaan benih jagung tahun 2017 Aryanto Prametu dituntut sembilan tahun penjara. Sementara terdakwa lainnya Lalu Ikhwanul Hubi dituntut 10 tahun.

Mental di PTUN, Aryanto Gugat Hasil Audit BPKP ke PN Mataram

Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB terkait kasus dugaan korupsi pengadaan benih jagung 2017 belum bisa diterima terdakwa Aryanto Prametu.

Tak Didampingi Pengacara, Hakim Semprot Terdakwa Husnul Fauzi

”Kamu ini sudah siap apa belum menjalani sidang. Kenapa sampai sekarang tidak menyiapkan pengacara,” kata Ketua Majelis Hakim Ketut Sumanasa pada Husnul yang duduk terdiam di kursi pesakitan, Kamis (26/8).

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/