alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020
- Advertisement -

Indeks Berita Tentang :

lale Prayatni

Pilbup Lombok Tengah, PKS Sarankan Bongkar Pasangan

belum memutuskan arah dukungan politik di Lombok Tengah (Loteng). “Masih berproses,” kata Wakil Ketua DPD PKS Lombok Tengah (Loteng) H Ahmad Supli, Selasa (28/7).

Lale Prayatni Pergi, Jabatan Asisten II Lobar Masih Lowong

Posisi Asisten II Setda Lombok Barat (Lobar) masih kosong. Setelah ditinggalkan Hj Lale Priyatni. Pemkab Lobar juga belum menunjuk pelaksana tugas (Plt). ”Belum ada. Termasuk untuk Plt,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Lobar Suparlan.

Pilbup Loteng, PKS Buka Opsi Survei Lale Prayatni

Lale Prayatni salah satu figur yang terbuka peluang disurvei menyusul istri Sekda NTB HL Gita Aryadi itu  belum masuk namanya dalam survei PKS sebelumnya. “Bisa jadi. Iya (belum disurvei),” katanya Ketua DPW PKS NTB H Abdul Hadi.

PKS Lirik Lale Prayatni di Pilbup Loteng

Figur Lale Prayatni diperhitungkan PKS. Kemunculannya mendorong partai bulan sabit kembar itu membuka opsi survei ulang.

Demi Pilbup Loteng, Lale Prayatni Pilih Pensiun Dini

Asisten II Setda Lobar Hj Lale Priyatni mengundurkan diri dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Lobar. Lale memilih pensiun muda dan meninggalkan jabatannya karena akan maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah.

Lale Prayatni atau Pathul Bahri, Siapa Didukung Gerindra?

Ketua Desk Pilkada DPD Partai Gerindra NTB Ali Utsman Ahim mengapresiasi gigihnya Lale Prayatni merebut SK Gerindra dari HL Pathul Bahri. “Selama punya ikhtiar baik dan semangat berjuang lewat peradaban politik,” katanya, Senin (13/7).

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

PKB Ingin Calonkan Istri Sekda NTB, Lale Prayatni di Pilbup Loteng

MATARAM-Kejutan demi kejutan politik masih terus muncul di Lombok Tengah (Loteng). Usai Yayasan Attohiriyah Al Fadiliyah (Yatofa) Bodak memutuskan tidak mengusung figur muncul nama...

Berita Terbaru

Pasien Korona Keluyuran, NTB Siapkan Denda Rp 50 Juta atau Penjara

Pasien positif Covid-19 wajib menjalani isolasi secara ketat. Jika pasien positif Covid-19 tersebut terbukti keluyuran sebelum dinyatakan sembuh dipastikan akan dipidana. “Ketentuan pidana dalam Perda menyebut, dikenakan pidana kurungan paling lama enam bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta,” kata Kepala Biro Hukum Setda NTB H Ruslan Abdul Gani, Kamis  (6/8).

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Sosialisasi dan Penilaian Lomba Kampung Sehat Sampai September

PAMATWIL Kabag Sumda Polres Bima AKP Arief Hamid menggelar asistensi dan pemantauan kesiapan desa-desa di Kecamatan Palibelo, Bima, untuk mengikuti Lomba Kampung Sehat.

Kisah Serbat Jahe Desa Langko Lobar yang Bikin Kepincut Ibu Negara

Di tengah pandemi Korona sekarang ini, stamina dan imunitas tubuh harus tetap terjaga. Nah, minuman tradisional dari Desa Langko, Lombok Barat ini patut dicoba. Bentuknya Serbat Jahe. Ibu Negara Iriana Joko Widodo saja mencobanya.

Potensi Kebakaran Hutan di NTB Tinggi, DLHK Intensifkan Pengawasan

”Petugas KPH kami sekarang patroli 24 jam di lokasi yang selama ini sering terjadi kebakaran hutan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, kemarin (6/8/2020).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
- Advertisement -

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks