alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020
- Advertisement -

Indeks Berita Tentang :

MPLS

MPLS Tatap Muka Dinilai Berbahaya, Sekda NTB Perintahkan Stop

Dinas Dikbud NTB diperintahkan menghentikan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tatap muka. Hal tersebut dianggap kurang tepat, bahkan berbahaya lantaran pandemi yang belum usai.

Maksimalkan MPLS Tatap Muka untuk Simulasi Adaptasi Kebiasaan Baru

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada masa pandemi di Mataram masih berlangsung. Kegiatan diizinkan selama sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

SMA di NTB Pilih Terapkan MPLS Daring, Manfaatnya Banyak

Kegiatan MPLS jenjang SMA masih terus berlangsung. Selain tatap muka, sejumlah sekolah juga memanfaatkan pelaksanaannya menggunakan metode daring. ”Kami full daring,” kata Kepala SMAN 1 Kota Bima Dedy Rosadi, pada Lombok Post, Selasa (21/7/2020).

Mataram Mulai MPLS Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SD dan SMP di Mataram telah dimulai dengan tatap muka. Disdik Kota Mataram menjadwalkan, MPLS tatap muka berlangsung 20-25 Juli. Di SDN 7 Mataram, kegiatan tahunan ini akan berlangsung 20-22 Juli, diikuti 102 murid baru dari tiga rombel. Setiap hari, sekolah akan menghadirkan 30 murid baru, dan 30 pihak orang tua.

Dikbud NTB : MPLS Tatap Muka Tidak Langgar SE Gubernur

Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) jenjang SMA di NTB mulai dilaksanakan hari ini. ”Sesuai jadwal, dari 20-25 Juli,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan.

Berbeda dengan Mataram, MPLS di Lobar Gunakan Daring dan Luring

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lombok Barat (Lobar) menggunakan mekanisme daring dan luring. Hal ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/1309_set.DISKDIKBUD/ 2020. Isinya tentang layanan pembelajaran dan MPLS untuk peserta didik baru tahun pelajaran 2020/2021. Meminta sekolah membuat materi dalam bentuk video, foto hingga infografis dengan format digital.

Meski Zona Merah, Mataram Bersiap Gelar MPLS Tatap Muka

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dikabarkan mengizinkan sejumlah sekolah menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara tatap muka langsung. etelah mendapat izin, Disdik Kota Mataram langsung mengeluarkan edaran terbaru. Merangkum pola pelaksanaan MPLS, penerapan protokol kesehatan pencegahan pandemi Covid-19. Termasuk materi esensial selama MPLS, durasi per sesi, dan masih banyak lagi.

Soal MPLS, Hari Ini Disdik Mataram Putuskan Daring atau Luring

Satuan pendidikan dan Disdik Kota Mataram terus mematangkan persiapan, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). ”Kami sudah gelar rakor dengan pengawas dan sejumlah kepala sekolah,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, pada Lombok Post, Rabu (15/7/2020).

Adakan MPLS, Sekolah di Mataram Harus Lakukan Ini!

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ini dilaksanakan dalam bayang-bayang pandemi. Disdik Kota Mataram sudah merilis surat edaran. Nomor 22.2/1557/Disdik.C1/VII/202 tentang Awal Tahun Ajaran dan Kegiatan MPLS Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Selama persiapan MPLS dari 13-18 Juli, satuan pendidikan harus memperhatikan persiapan yang sudah ditentukan.

Di Sumbawa, MPLS Boleh Daring atau Tatap Muka

Masa pengenalan lingkungan siswa (MPLS) di Kabupaten Sumbawa akan digelar secara virtual dan tatap muka langsung. Hal itu tertuang dalam SE Dinas Dikbud Sumbawa Nomor 421.7/1297/Dikbud/2020.

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.
- Advertisement -

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks