alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

IBI Laporkan Akun yang Diduga Hina Profesi Bidan

TANJUNG-Pemilik akun Facebook Haryati dilaporkan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Lombok Utara (KLU) ke Polres Lombok Utara. Pelaporan terkait dugaan penghinaan profesi bidan melalui status akun Facebook tersebut Kamis lalu (25/7). Dalam status tersebut, pemilik akun tidak menyebutkan personal, namun menyebut profesi bidan.

“Menyebut bidan tanpa nama atau oknum, dan kami tidak terima itu,” ujar Wakil Ketua  IBI KLU Winarni pada Lombok Post, kemarin (31/7).

Pihaknya tidak hanya tersinggung dengan status tersebut. Sejumlah komentar dalam kolom komentar status tersebut diduga menyebutkan ujaran tidak pantas.

“Pembersih kotoran orang, sampai bodoh. Jadi ini yang membuat teman-teman keberatan, makanya kita buatkan laporan (ke polisi),” ungkapnya.

Winarni mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah tidak mempermasalahkan kasus ini mengingat sudah diselesaikan di internal rumah sakit. Namun status dan komentar di facebook tersebut tetap masih menjadi persoalan.

“Postingan itu disampaikan beberapa hari yang lalu. Namun baru dilihat sama teman kemarin sore dan disampaikan ke kami. Akhirnya tadi (kemarin, red) kami buat laporan lisannya ke polres,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah alat bukti. Di antaranya screenshoot status dan komentar oknum terlapor. Polres sudah menerima laporan ini dan akan segera ditindaklanjuti.

“Kita melaporkan itu dengan nama organisasi kami, karena yang dilecehkan itu organisasi kami,” tegasnya.

Diungkapkan, sebelum melayangkan laporan ke polres, sudah dilakukan mediasi oleh RSUD Lombok Utara bersama oknum bersangkutan. Namun tanggapan oknum tersebut dinilai mengecewakan. Bahkan ketika diundang ke RSUD, oknum terlapor tidak hadir. Hal ini dinilai menunjukkan tidak adanya itikad baik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Sementera itu oknum terlapor Haryati menjelaskan, status tersebut dibuat karena ada salah satu anggota keluarganya yang tidak mendapatkan pelayanan maksimal dari oknum bidan setempat. “Pelayanannya sama sekali tidak ada bagusnya, tidak ada sopannya,” katanya.

Haryati mengaku saat itu hendak marah, namun mengingat kondisi rumah sakit, ia tidak ingin membuat keributan. Ia pun mengurungkan niatnya.

“Karena saya tidak tahu namanya, akhirnya saya buat status itu supaya sampai ke orangnya,” tandasnya.

Meski begitu, ia mengaku status itu bukan ditujukan pada semua bidan yang ada di KLU. Melainkan pada salah satu bidan yang sempat mengecewakannya.

“Kalau ada bidan lain yang merasa tersinggung saya minta maaf. Saya sudah klarifikasi dengan pihak humas rumah sakit yang datang untuk menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan,” pungkasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks