alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Ini Dia Lima Desa Terbaik Lomba Kampung Sehat di Lombok Utara

Lomba Kampung di Kabupaten Lombok Utara memasuki babak akhir. Sudah ada lima desa yang berhasil menjadi nominasi desa terbaik di tingkat kabupaten. Yakni Desa Jenggala, Desa Tanjung, Desa Bentek, Desa Santong, dan Desa Senaru. Ada satu kecamatan tak memiliki wakil.

———————–

 

KASAT Binmas Polres Lombok Utara Iptu Muhammad Sarbini mengungkapkan, masing-masing kecamatan sudah memiliki tiga jawara Kampung Sehat. Namun, dari jawara tersebut, hanya lima desa yang terpilih lanjut ke ke tingkat kebupaten.

“Desa Tanjung, Desa Jenggala, Desa Senaru, Desa Santong, dan Desa Bentek,” beber dia.

Namun ada hal yang menarik. Dari lima kecamatan di KLU ada satu kecamatan yang dua desanya tembus ke lima besar. Yakni Kecamatan Tanjung. Kecamatan ini diwakili Desa Tanjung dan Desa Jenggala. Artinya, ada satu kecamatan yang tidak satu pun desanya lolos, yakni Kecamatan Pemenang.

“Dua desa itu sangat bagus. Nilainya bersaing sengit. Beda tipis sekali,”  kata dia.

Sarbini menuturkan, untuk bisa masuk hingga lima besar, seluruh juara tingkat kecamatan harus memenuhi empat kriteria. Di antaranya, kelembagaan, kesehatan, social ekonomi, dan keamanan.

“Mereka yang lolos ini sudah memenuhi semua kriteria itu,” sambung dia.

Ia melanjutkan, meski sudah ada lima besar, namun pemenang tingkat kabupaten belum diumumkan. Sebab, pihaknya masih harus melakukan pleno untuk menentukan juara 1, 2, dan 3.

“Mereka ini semua desa-desa terbaik. Besok (hari ini) akan diumumkan setelah pleno,” kata Sarbini.

Ia berharap, lomba Kampung Sehat itu memberi feedback yang baik pada warga KLU. Seperti tetap mempertahankan PHBS, selalu menerapkan protokol kesehatan, perekonomian, dan ketahanan pangan berlanjut.

“Masyarakat tetap mempertahankan kehidupan sehari-hari dengan empat aspek di atas,” tandas dia.

Sementara itu Camat Tanjung Samsul Bahri memberikan penjelasan mengenai dua desa yang berhasil lolos ke lima besar Kampung Sehat. Di Kecamatan Tanjung kata dia, ada tiga desa terbaik. Yakni Desa Tanjung, Desa Jenggala, dan Desa Sokong.

Pada penilaian awal, kata dia, Desa Jenggala menjadi peringkat satu. Disusul Desa Sokong di posisi kedua dan Desa Tanjung di peringkat ketiga. Namun, rupanya pada penilaian kedua, Desa Tanjung menyalip Desa Jenggala dan Sokong menjadi juara pertama.

“Ketiga desa ini kami usulkan ke kabupaten. Hasilnya kami belum tahu,” sambung dia.

Samsul melanjutkan, berbicara keunggulan, Desa Tanjung di peringkat satu memenuhi semua aspek penilaian. Mulai dari kegiatan administrasi yang lengkap, segi ekonomi mereka memanfatakan pekarangan dan sampah plastik. Dari segi kebersihan dan kesehatan lebih baik dan unggul dibandingkan dua desa lainnya.

“Nilai Desa Jenggala dan Tanjung ini beda-beda tipis dia. Hanya Beberapa digit karena memang sama-sama punya inovasi,” jelas dia.

Desa Jenggala memiliki lokasi isolasi mandiri. Desa Tanjung lebih lengkap dari segi dokumentasinya. “Ini yang membuat kita awalnya susah menentukan pemenangnya,” tandas dia.

Namun, Samsul mengapresiasi keberhasilan Desa Tanjung. Desa itu berhasil mengejar ketertinggalan dan menjadi pemenang di tingkat kecamatan.

Sementara itu Kapolsek Tanjung AKP Cahyono mengatakan, Kampung Sehat ini bukan semata-mata mengejar juara. Namun bagaimana menyesuaikan pola hidup era new normal ini.

“Nilai Desa Tanjung dan Jenggala itu nilainya beda tipis sekali. Hanya beda angka di belakang koma saja,” beber dia.

“Saya berharap agar salah satu dari keduanya ini bisa mewakili KLU  untuk lomba selanjutnya di tingkat provinsi,” katanya. (fer/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

JPS Mataram Disalurkan Setelah Pilkada

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh patut mendapat dua jempol. Kebijakannya terkait bpenyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap enam patut diapresiasi. “Penyaluran JPS tahap keenam akan dilakukan setelah Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang,” tegas Ahyar, Selasa (25/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks