alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Dorong Percepatan Pembangunan Politeknik

TANJUNG-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) diminta menghibahkan lahan seluas 10 hektare sebagai syarat pendirian Politeknik Negeri KLU. Lahan politeknik tersebut rencananya berada di Dusun Amor-amor, Desa Gumatar.

Untuk diketahui, di Dusun Amor-amor, pemkab memiliki lahan seluas 62 hektare. Aset tersebut merupakan aset terakhir yang diserahterimakan Pemkab Lobar ke Pemkab KLU. Dari luas lahan tersebut, 10 hektare telah dihibahkan kepada Polres Lombok Utara sebagai Mako Brimob. 10 hektare lagi dimanfaatkan untuk Politeknik KLU. Sedangkan 20 hektare lainnya disewakan kepada investor tambak udang untuk jangka waktu 5 tahun.

Sekda KLU H Suardi mengungkapkan Politeknik KLU yang tengah digarap bersama Unram ini sangat diharapkan bisa berkembang. Kampus tersebut diklaim akan sangat bermanfaat tidak hanya untuk masyarakat KLU, tetapi juga masyarakat NTB pada umumnya.

“Apalagi kita tidak punya perguruan tinggi, makanya kita dorong untuk percepatan pembangunan politeknik tersebut. Karena ini dalam rangka meningkatkan IPM,” jelasnya

Terpisah, Kepala Dinas Dikpora Fauzan Fuad mengungkapkan,  persyaratan pembangunan Politeknik Negeri KLU sudah rampung.  Lahan untuk politeknik itu pun sudah siap. Bahkan Dikpora KLU sudah mengantongi master plan pembangunan perguruan tinggi tersebut.

“Kita sudah sangat siap,” ujarnya.

Sementara persyaratan lainnya, Fauzan mengaku sudah mengajukan semuanya ke Kemenristekdikti. Mulai dari ijazah asli dosen hingga sertifikat hibah lahan. Dirinya menegaskan semua persyaratan sudah rampung, tinggal melakukan pembangunan saja.

Namun untuk pembangunan satu tahun pertama, anggaran dibebankan ke daerah dulu. Hal ini sambil menunggu anggaran berikutnya dari pusat, mengingat saat ini masih belum bisa dilakukan penganggaran.

“Di tahun pertama kita yang akan menanggung nya dulu, untuk pembiayaan awal proses pembangunannya,” jelasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks