alexametrics
Senin, 27 Juni 2022
Senin, 27 Juni 2022

Validasi Rumah Rusak, Pemkab Bentuk Tim Khusus

TANJUNG– Belasan ribu rumah warga korban gempa bumi di Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum divalidasi. Sementara batas waktu rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa akan berakhir pada 25 Agustus mendatang. Untuk itu Bupati KLU H Najmul Akhyar mengaku membentuk tim khusus percepatan validasi.

“Kemarin kami sudah selesai membuat SK tim khusus untuk percepatan validasi itu, sehingga mereka bisa langsung bekerja,” ujarnya, kemarin (1/8).

Ia menuturkan, tim khusus ini akan bertugas memvalidasi rumah-rumah yang sudah berdiri dengan menggunakan uang pribadi. Apabila sudah memenuhi ketentuan, tim akan merekomendasikan agar pemilik rumah tersebut diberikan haknya.

“Jumlah rumah yang belum tervalidasi ini cukup banyak. Kami berharap 25 Agustus mendatang, sudah tervalidasi semua,” katanya.

Baca Juga :  Desa Sokong Bangun Rumah Produksi VCO

Ia melanjutkan, tim khusus ini diharapkan bisa lebih mempermudah masyarakat. Pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk merampungkan validasi hingga batas yang ditentukan. Jika nanti tidak bisa rampung seluruhnya, bupati tetap akan berupaya mencari jalan keluar.

“Kami terus mendorong BPBD untuk menyelesaikannya,” tandasnya.

Berdasarkan data pemkab, asumsi jumlah rumah yang rusak pascagempa  tahun lalu sebanyak 75.681 unit. Sementara jumlah rumah yang divalidasi sebanyak 56.557 unit. Sehingga jumlah rumah rusak yang belum divalidasi diasumsikan sebanyak 19.124 unit.

Dari asumsi kerusakan sebanyak 75.681 unit tersebut, jumlah rumah RR (rusak ringan) sebanyak 15.117 unit, RS (rusak sedang) sebanyak 7.086 unit dan RB (rusak berat) sebanyak 53.428 unit. Sementara rekening terisi sampai saat ini dengan rincian RR sebanyak 379 KK dengan anggaran sebesar Rp 3,79 miliar. Untuk RS sebanyak 128 KK dengan angggaran sebesar Rp 3,2 miliar, dan untuk RB sebanyak 41.391 KK dengan anggaran sebesar Rp 2,69 triliun lebih. Sehingga yang sudah tersalurkan sebesar Rp 2,76 triliun lebih. (fer/r4)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/