alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Target PAD KLU Naik Jadi Rp 166 Miliar

TANJUNG-Meski target tahun lalu tidak tercapai, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) tetap menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2022. Target PAD KLU naik dari Rp 121 miliar menjadi sebesar Rp 166 miliar.

”Ini bentuk optimisme kita,” ujar Pj Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi, Senin (3/1).

Ia menuturkan, pihaknya optimis tercapai meski mengalami kenaikan, karena telah dilakukan perbaikan regulasi. Seperti Perda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ketika perda ini selesai, dirinya yakin bisa meningkatkan PAD KLU.

Selain itu, pihaknya tengah memfasilitasi seluruh pelaku usaha yang belum memiliki izin. Pemerintah KLU memberikan kepengurusan izin secara gratis, namun kedepan pelaku usaha membayar pajak. Bahkan Pemerintah KLU telah menyediakan mobil keliling yang akan membantu hal tersebut.

Baca Juga :  Ribuan Tenaga Kontrak KLU Diberhentikan Sementara

”Seperti pelaku usaha boat yang rata- rata tidak ada izinnya itu sekarang sedang disasar perizinan,” sambungnya.

Ia melanjutkan, pihaknya juga tengah membidik potensi PAD dari tambak udang. Sebelumnya Pemerintah KLU hanya mendapat pemasukan dari IMB dan sewa lahan yang tidak seberapa. Saat ini Pemerintah KLU juga akan menghitung air tanah, dan lainnya.

”Jadi inilah langkah-langkah sehingga kita optimis yang Rp 166 milliar itu bisa tercapai,” tegasnya.

Disamping itu, jika pariwisata Bali semakin ramai, tentu akan berdampak baik bagi KLU, khususnya tiga gili. Selama ini Bali memberi pengaruh besar pada tiga gili. Belum lagi dengan event MotoGP Maret mendatang, juga menambah optimisme Pemerintah KLU akan kenaikan PAD.

”Jika pariwisata bagus, Insya Allah kemungkinan di perubahan PAD akan ditambah lagi, intinya kita menunggu kebijakan dari pusat,” jelasnya.

Baca Juga :  200 Tenaga Kontrak KLU Dirumahkan, Diganti Tenaga Kontrak Titipan?

Anding mengatakan, pihaknya optimis KLU khususnya tiga gili akan kembali ramai dikunjungi wisatawan.

”Hanya persoalan kebijakan yang masih kita pikirkan. Mereka harus dikarantina, PCR, dan lainnya,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua I DPRD KLU H Burhan M Nur berharap Dinas Pariwisata dan Bapenda KLU berinovasi menaikkan PAD. Sebab kondisi tiga gili yang menjadi andalan PAD terbesar KLU masih stagnan saat ini.

”Kita tahu sekarang masih pandemi Covid-19, tapi harus ada ide,” katanya.

Menurut Burhan, jelang event MotoGP Dinas Pariwisata KLU harus mulai membangun komunikasi dengan para pelaku jasa travel, hotel. Bahkan komunikasi dengan pihak penyelenggara event.

”Atau setidaknya melakukan studi banding ke Lombok Tengah selaku tuan rumah,” sambungnya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/