alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Seluruh Penghuni Tiga Gili Lombok Utara Bakal Jalani Rapid Test

TANJUNG-Pemkab Lombok Utara berencana melakukan Rapid test bagi seluruh warga yang kini menghuni Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. ”Harus sehat semua dan untuk memastikan itu tentu harus diperiksa,” ujar Sekda Lombok Utara H Suardi, kemarin (3/6).

Namun hal tersebut belum bisa langsung dilakukan. Pihaknya masih menunggu kesiapan Dinas Kesehatan KLU sebagai pelaksana.

Ketika tiga gili dibuka, pintu masuk hanya melalui Pelabuhan Bangsal. Di sana sudah disediakan protokol pemeriksaan. Ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga agar gili tetap tanpa kasus.

Namun tentunya tidak hanya bagi orang luar, warga dalam tiga gili pun harus sehat. ”Kalau yang di dalam gili sehat, maka klir masalahnya. Jadi kondisinya menjadi normal,” jelas dia.

Ia mengatakan, rapid test seluruh warga yang tinggal di tiga gili adalah langkah bagus. Hanya saja, saat ini, Pemkab masih terkendala ketersediaan peralatan. ”Tapi itu nanti akan dibantu Pemprov. Makanya kita tunggu karena ini sedang berproses,” ucap Sekda.

Dijelaskan lebih lanjut, pelabuhan lainnya seperti Teluk Nara akan ditutup dulu. ”Biar semua melalui Bangsal,” tandas dia.

Terpisah Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara Narsudin juga menekankan perlunya rapid test pada seluruh warga gili. Namun sebelum itu, ia meminta persoalan teknis dimatangkan terlebih dahulu. Sebab memulihkan kembali sektor wisata membutuhkan waktu. ”Teknisnya itu harus mengacu pada standar penanganan Covid-19,” ujar dia.

Sebelum dibuka, ada baiknya tiga gili di rekondisi. Pada fase ini, Pemkab harus memastikan kawasan itu steril. ”Kita fokus kepada fase untuk para pekerja untuk pembersihan di tiga gili,” jelas dia.

Politisi PPP ini menerangkan pentingnya fokus di fase awal ini. Ada banyak bangunan yang rusak maupun terbengkalai.

Sarannya, setelah pembenahan, lalu rapid test, tiga gili disterilisasi selama 14 hari. (fer/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks