alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Tiga Gili Sambut New Normal, DPRD KLU Beri Catatan Ini

TANJUNG–Menindaklanjuti rencana penerapan serangkaian aturan baru alias new normal destinasi pariwisata, Komisi II DPRD Lombok Utara turun melakukan peninjauan ke tiga gili, kemarin (4/6/2020). Dewan meninjau kesiapan sekaligus menyerap aspirasi warga dan pengusaha.

 

Ketua Komisi II DPRD KLU Narsudin mengatakan, warga gili umumnya siap menyambut wacana dibukanya kembali kawasan wisata tersebut. Catatannya, harus mempertimbangkan protap pencegahan Covid-19. ”Sehingga baik warga dan wisatawan yang datang memang tidak reaktif, apalagi dinyatakan sebagai ODP,” ujar dia.

 

Intervensi daerah harus dimatangkan. Misalnya dari sisi akomodasi juga penjagaan di pintu masuk. Pemkab diminta disiplin menjalankan penjagaan ketat di Pelabuhan Bangsal.

”Karena (saat ini,Red) masyarakat secara swadaya, mereka memeriksa warga yang mau datang,” jelasnya.

 

Jika tidak mampu menunjukkan surat bebas Korona, calon pendatang tidak diberikan akses masuk. Hal ini tak hanya berlaku bagi wisatawan, namun juga karyawan sampai pemilik usaha di sana.

 

”Mereka juga minta harus ada pos terpadu di Bangsal. Karena percuma pintu masuk di gili diperketat, tapi di Bangsal tidak,” jelasnya.

 

Politisi PPP ini mengungkapkan, 11 Juni mendatang pengusaha akan melakukan pembersihan properti masing-masing. Selama ini banyak yang terbengkalai. Kemudian 13 Juni akan dilakukan fogging.

 

Ketua DPRD KLU Nasrudin meminta pemkab memperhatikan tiga gili dengan sungguh-sungguh. Terutama terkait pengaturan satu pintu masuk. Hingga saat ini belum ada posko terpadu di pintu masuk Pelabuhan Bangsal.

 

”Ini menjadi kekhawatiran masyarakat,” cetus dia.

 

Pemkab harus menutup semua pintu masuk lainnya. Sehingga Bangsal benar-benar menjadi satu-satunya pintu masuk.

”Kita lihat dulu, karena satu minggu ini pengusaha lakukan maintenance properti mereka,” imbuh dia.

 

Politisi Gerindra ini menambahkan, tim gugus tugas juga harus mengatensi jika ada temuan kasus nantinya. (fer/r9)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Di Kediri Lobar, Ibu Rumah Tangga Diduga Jual Narkoba

WM, 28 tahun, warga asal Kediri Selatan ditangkap Satres Narkoba Polres Lobar. Ia bersama kedua rekannya MA dan MU diduga menjadi penjual dan penyalahguna narkotika jenis sabu. Bahkan, WM alias Dewi ini diketahui sebagai penjual obat penenang tanpa izin pihak instansi kesehatan.

Pariwisata Lesu, Pengusaha Travel Lombok Bertahan lewat Promo

Agen travel perjalanan wisata terus berupaya bertahan dalam ketidakpastian Pandemi Korona. Sektor ini menjadi salah satu yang paling terdampak akibat turunnya kunjungan wisatawan. ”Kami upayakan tetap bangkit seiring dengan penerapan new normal yang sedang digaungkan,” kata Kukuh Laro, pemilik Duta Lombok Transport.

Berdayakan UMKM Lokal, Bappeda NTB Tunggu Pergub

Pergub Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga kini belum rampung. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) NTB masih menunggu kelanjutan masukan dan revisi dari gubernur. ”Sampai hari ini (kemarin,Red) kita belum terima. Jika sudah ada, akan langsung kita jadikan landasan dalam memberdayakan UKM/IKM,” kata Kepala Bappeda NTB Amry Rakhman, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2020).

Investasi Triwulan II di NTB Turun, Pencapaian Pertambangan Tertinggi

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) menyampaikan data realisasi investasi sementara periode triwulan II tahun 2020 hanya mencapai Rp 788 miliar. Jumlah ini menurun dari triwulan sebelumnya Rp 2,1 triliun.

Mencuri Buat Modal Judi, Moyes Diciduk Polisi

Baru enam bulan keluar  dari penjara MR alias Moyes kembali beraksi. ”Pelaku ini mencuri handphone di kawasan Jalan Transmigrasi, Pejanggik, Mataram,” kata Kapolsek Mataram AKP Rafles Girsang, kemarin (9/7).

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks