alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Cegah Abrasi, Lombok Utara Perbanyak Penanaman Mangrove

TANJUNG- Setelah di muara Pantai Lempenge, kini DLHPKP melakukan penghijauan di Rest Area Kayangan dan penanaman mangrove di Pantai Beraringan Kayangan. Dua ribu bibit pohon mangrove disiapkan untuk mencegah terjadinya abrasi yang semakin parah.

”Jika kita menjaga alam, maka alam juga akan menjaga kita,”ujar Sekda KLU H Suardi usai penanaman  mangrove, kemarin  (3/7).

Pemda terus menggencarkan upaya melestarikan alam, khususnya di kawasan pesisir. Itu bertujuan untuk meminimalisir terjadinya abrasi akibat pemanasan global. ”Kita bisa lihat sekarang ini tidak sedikit pantai kita yang mengalami abrasi. Sehingga sangat perlu kita tanami kembali,” jelas dia

Pohon mangrove juga bisa bermanfaat bagi ekonomi masyarakat. Artinya, dengan semakin banyak mangrove, muncul kepiting, udang, hingga ikan. Biota tersebut jelas bernilai ekonomi bagi masyarakat.

”Mangrove juga bisa dijadikan lokasi wisata juga nantinya dan dikelola masyrakat,”pungkas dia

Sementara itu, Kepala DLHPKP KLU M Zaldy Rahardian mengatakan, program penanaman pohon mangrove difokuskan dibeberapa lokasi. Saat ini sudah ada 1.300 pohon mangrove yang ditanam di dua loksi berbeda.

”Lokasi pertama kita tanam 1.000 pohon di Pantai Lempenge Gangga, sekarang ini sekitar 300 pohon kita tanam di Pantai Beraringan Kayangan dan rencana selanjutnya kita akan tanam 700 di Pantai Tampes Kayangan,” jelas dia

Program DLPKP tahun ini memang memperbanyak penanaman pohon terutama mangrove. Kenapa mangrove, karena tidak sedikit pantai yang mengalami abrasi. ”Kita akan lanjutkan nanti di Pantai Tampes yang sekarang kita tahu sudah sangat abrasi,” kata dia.

Selain pohon mangrove pihaknya juga memprogramkan penanaman pohon kembali di sejumlah ruang terbuka hijau. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks