alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Bupati Resmikan RTG di Desa Rempek

TANJUNG-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus menggenjot proses percepatan rehab rekon pascagempa. Kali ini Bupati H Najmul Akhyar melakukan penyerahan rumah tahan gempa (RTG) kepada masyarakat di Dasan Banjur, Rempek Kecamatan Gangga. Hadir mendampingi, Kepala BPBD KLU Muhadi, Camat Gangga Suhadi, pendamping fasilitator, pokmas dan masyarakat penerima manfaat.

Bupati mengungkapkan banyak sekali persoalan yang dihadapi dalam pembangunan RTG ini. Namun satu per satu terselesaikan. Bahkan BNPB menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat karena capaian pembangunan RTG di KLU cukup tinggi.

“Saya sudah menandatangani SK tim teknis untuk memverifikasi rumah masyarakat pola mandiri yang sudah jadi. Apakah rumah yang dibangun tersebut tahan gempa atau tidak,” katanya pada Lombok Post.

Meski begitu, ia tidak menampik ada kendala yang dihadapi. Di antaranya 700 KK yang menempati kawasan hutan lindung di Dusun Lias. Namun pemerintah berencana mengeluarkan batasan areal dari kawasan hutan tersebut sekitar 14 hektare.

“Kita negosiasikan dengan masyarakat, tapi memang yang namanya masyarakat perlu edukasi yang baik tentang maksud baik pemerintah dalam hal ini Kemenkumham berikan,” sambungnya.

Terkait persoalan tanah di Dusun Lias, sekarang dalam proses komunikasi dengan masyarakat. Bupati berharap masyarakat juga punya niat baik untuk menyelesaikan persoalannya tersebut.

“Jadi harus ada saling pengertian antara pemerintah dengan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Pjs Kades Rempek Syaiful Bahri mengatakan  tanah yang masih disengketakan sekitar 50 persen sudah bersertifikat dan membayar pajak. Namun secara administratif dikategorikan sebagai hutan. Upaya penyelesaian sudah dilakukan, termasuk mengusulkan solusinya kepada pemkab.

“Kita terus upayakan yang terbaik,” katanya

Terpisah,  pihak pendamping dari BNPB Indriana Putri menjelaskan di Desa Rempek ada 780 rekening. Namun yang sedang ditangani pihaknya sebanyak 571 rekening. Sisanya merupakan data  anomali sehingga perlu perbaikan.

Dari 571 unit yang ditangani itu, 570 unit sudah mulai dibangun dan 1 belum. Hal ini dikarenakan tidak ada tempat lain untuk mengungsi. Menunggu tempat keluarga terlebih dahulu jadi untuk ditempati.

“ Sementara rumahnya sedang dibangunkan. Dari 570 rumah tersebut, 207 rumah sudah ditempati warga dan sisanya dalam proses pembangunan,” tandasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks