alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Lumba-lumba Tutul Ditemukan Mati di Perairan Gili Air

TANJUNG-Bangkai seekor lumba-lumba ditemukan di perairan Gili Air, Rabu (3/8). Dugaan sementara ini, mamalia laut yang dilindungi itu mati akibat ditombak nelayan.

”Ditemukan kemarin pagi, sekitar jam 09.00 Wita, lumba-lumbanya sudah mati,” ujar Koordinator BKKPN Kupang Wilker Gili Tramena Thri Heni Utami Radiman, di kantornya, Kamis (4/8).

Setelah ditemukan bangkai lumba-lumba dibawa langsung warga ke daratan Gili Air. Timnya kemudian langsung berkoordinasi dengan Yayasan Gili Matra Bersama, Pokdarwis Tramena staf pelayanan publik Gili Air dan warga sekitar.

”Kami bekerja sama untuk melakukan penanganan,” sambungnya.

Sesuai buku pedoman, bangkai mamalia laut itu langsung diukur morfometriknya. Yakni panjang, berat dan lingkarnya. Panjang dari moncong sampai pangkal ekornya 167 centimeter. Lingkar tubuh maksimumnya sebelum sirip punggung 82 centimeter, dengan berat kurang lebih 20 kilogram.

Baca Juga :  Manfaatkan Kegiatan HK di Lombok untuk Promosi

”Masih juvenile (remaja,Red), jenis kelaminnya jantan,” beber Heni.

Sedangkan untuk jenisnya, Heni mengaku masih berkoordinasi dengan pihak ahli mengenai itu. Namun sementara ini diduga berjenis stenella attenuatte atau lumba-lumba tutul.

Penyebab kematiannya belum diketahui secara pasti. Saat ini masih diduga akibat bekas dari tombak. Dugaan ini muncul lantaran ada lubang di samping kiri dan kanan tubuh mamalia laut itu.

Sesuai SOP, bangkai lumba-lumba itu sudah dibedah dan diambil sampelnya. Setelah itu dikuburkan di sekitar pemakaman yang ada di Dusun Gili Air.

Ini menjadi temuan pertamanya saat bertugas di BKKPN Kupang Wilker Gili Tramena. Dijelaskan, BKKPN Kupang juga memiliki kegiatan monitoring biota laut yang dilindungi. Hanya saja targetnya pada penyu dan kima yang masih dilindungi.

Baca Juga :  Disabilitas dan Anak Terlantar di KLU Terima Sembako

”Selama kami lakukan pemantauan, kami jarang sekali melihat lumba-lumba,” bebernya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/