alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Pemkab Lombok Utara Siapkan Rp 4 Miliar untuk Perbaikan Masjid

TANJUNG– Pascagempa 2018 lalu banyak masjid di Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengalami kerusakan parah. Hingga saat ini, banyak dari masjid tersebut juga belum bisa diperbaiki kembali. Namun Pemerintah KLU telah mempersiapkan anggaran Rp 4 miliar untuk perbaikan masjid yang rusak tersebut.

“Perlahan-lahan kita perbaiki itu,” ujar Kepala Bidang Kesra Setda KLU Alwi Agusto, Rabu (5/1).

Alwi menuturkan, pihaknya terus memberikan pemahaman untuk tidak mengharapkan bantuan baru melakukan perbaikan masjid. Tetapi bagaimana memberdayakan umat untuk sama-sama membangun dan memperbaiki tempat peribadatan tersebut.

“Intinya bantuan itu akan merusak mental, makanya ini kita akan coba kurangi pelan-pelan,” sambungnya.

Ia melanjutkan, namun pada tahap ini pihaknya harus mengobati trauma masyarakat pascagempa. Sebab itu dianggarkan bantuan untuk memperbaiki tempat ibadah yang layak.

Baca Juga :  17 Ribu Data Korban Gempa Bermasalah

“Bantuan perbaikan masjid tahun ini kalau tidak salah saya lihat di SIPD sekitar Rp 4 miliar,” bebernya.

Dari jumlah tersebut, peruntukannya semua masjid di KLU kecuali masjid yang sudah mendapatkan bantuan tahun sebelumnya. Seperti masjid di depan Lapangan Tanjung, sudah menerima bantuan Rp 100 juta tahun lalu dan tidak mendapatkan lagi tahun ini.

“Karena tidak bisa berturut-turut. Mungkin tahun depan baru bisa dapat lagi,” katanya.

Mantan kepala Seksi Pemasaran dan Analisa Pasar Wisata Dispar KLU itu mengatakan, pihaknya terus berupaya agar masjid terdampak gempa ini bisa diperbaiki. Terutama masjid yang berada di pinggir jalan raya.

Tidak hanya itu,  di masing-masing masjid juga akan diberikan pelatihan tentang bacaan nantinya. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman mengenai bacaan-bacaan ketika orang luar datang beribadah ke masjid tersebut.

Baca Juga :  KLU Bersiap Lelang Kendaraan Dinas

“Tapi sekarang masih kita fokuskan untuk pembangunan fisiknya dulu,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu mengakui masih banyak masjid di KLU yang belum diperbaiki kembali pascagempa. Hal ini tak lepas dari pengaruh keuangan daerah yang menurun akibat pandemi Covid-19.

“Kami terbuka jika ada pihak swasta yang ingin membantu membangunkan masjid-masjid tersebut,” katanya.

“Seperti masjid di Pemenang, Masjid Besar Nurul Hikmah Pemenang dibantu pihak swasta dan kini bangunannya megah dan bagus. Kita berharap juga ada bantuan seperti itu,” pungkasnya. (fer)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/