alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Oknum Polisi Bobol Brankas Mapolres

TANJUNG-Penegakan hukum tidak boleh pandang bulu. Hal ini yang ingin diterapkan Kapolres Lombok Utara AKBP Herman Suriyono. Seorang oknum anggota polisi yang kedapatan mencuri brankas Mapolres Lombok Utara belum lama ini diberi sanksi tegas. Selain sanksi pidana, oknum polisi berinisial A ini juga akan mendapatkan sanksi secara kelembagaan.

“Ini adalah salah satu upaya kita dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” ujar kapolres, Senin lalu (4/2).

Ia menuturkan, kejadian tersebut berlangsung pada Senin lalu (25/1) sekitar pukul 02.00 Wita. Pelaku saat itu membuka pintu ruangan Kasi Keu dengan merusak baut engsel pintu menggunakan obeng. Setelah terbuka, pelaku kemudian masuk hendak mengambil uang kas yang ada di dalam brankas.

“Pelaku mencoba merusak brankas tapi tidak berhasil,” sambungnya.

Ia melanjutkan, karena tidak berhasil merusak brankas, pelaku lantas menarik brankas tersebut dengan bantuan matras. Saat itulah, aksi pelaku dipergoki Brigadir Kusmayadi, petugas Bamin SPKT yang tengah piket.

“Pelaku sempat memohon pada saksi agar tidak meributkan masalah tersebut, dan menawarkan membagi dua uang dalam brankas tersebut,” jelas kapolres.

Tawaran pelaku ditolak oleh saksi. Saksi lantas menyuruh pelaku untuk mengembalikan brankas tersebut di lokasi semula.  Setelah dikembalikan ke posisi semula, pelaku kembali memohon pada saksi di pos penjagaan agar aksinya tidak dibeberkan pada siapapun. Usai memohon, pelaku pun keluar dari pos penjagaan dan mengambil mobilnya bernopol DK 1759 AY yang diparkir di luar Mapolres KLU. Namun kasus ini akhirnya tetap berlanjut.

“Saat ini pelakunya sudah kita bawa ke rutan tahanan Polda NTB dan proses hukum sedang berjalan,” aku kapolres.

Ia melanjutkan, oknum anggota polisi itu dikenakan pasal 363 ayat 3 junto 53 ayat 1 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Selain itu, pelaku juga akan dikenakan sanksi kelembagaan. Namun Herman mengatakan saat ini pihaknya masih memproses pelaku dengan pidana umum terlebih dahulu.

“Setelah itu baru kita lakukan proses dengan kode etik kepolisian seperti apa,” pungkasnya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks