alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja di KLU

TANJUNG-Sejumlah tanaman yang diduga tanaman ganja kembali ditemukan di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kali ini tanaman tersebut ditemukan di Dusun Penjor, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga. Tanaman yang diduga ganja ini sudah diamankan polisi dan dikirim ke Labfor Bali untuk pengujian lebih lanjut. Sebelumnya tanaman ganja ditemukan di Dusun Pekatan, Desa Persiapan Sama Guna, Kecamatan Tanjung

“Sudah kita kirim ke Bali, sekarang ini kita masih menunggu hasilnya,” ungkap Kasat Resnarkoba Polres Lombok Utara Iptu Remanto, kemarin (5/3).

Ia menuturkan, penemuan tersebut berlangsung pada Minggu lalu (3/3) sekitar pukul 14.00 Wita. Tidak hanya mengamankan tanaman yang diduga ganja, polisi juga mengamankan dua orang terduga pelaku penanam ganja yang merupakan pasangan suami istri.

“Keduanya sudah kita amankan di Mapolres Lombok Utara,” ungkapnya.

Total tanaman diduga ganja yang diamankan sebanyak 20 tanaman dengan tinggi bervariasi. Paling tinggi sekitar 80 centimeter. Selain itu ditemukan pula 51 tanaman yang diduga benih atau bibit ganja dengan tinggi rata-rata 5 centimeter.

“Kita belum berani bilang itu ganja karena belum ada hasil ujinya,” tegasnya.

Penemuan dugaan tanaman ganja itu bermula dari informasi masyarakat setempat. Masyarakat melaporkan adanya aktivitas penanaman ganja. Lokasi tanaman tersebut berada di tengah kebun dan jauh dari jalan raya.

Setelah melakukan pendalaman informasi, tim kemudian mendatangi lokasi tersebut.  Di lokasi polisi melihat  sendiri tanaman yang diduga ganja tersebut yang ditanam dekat sebuah rumah. Temuan itu kemudian dikonfirmasi kepada  pemilik rumah.

Remanto masih enggan mengungkapkan identitas kedua terduga pelaku sebelum hasil uji laboratorium memastikan tanaman tersebut adalah tanaman ganja. Satu terduga pelaku mengaku dirinya yang menanam sendiri tanaman tersebut.  Menurutnya, tanaman itu adalah tanaman sayur yang bijinya diambil dari Brunei Darusalam kurang lebih 4 bulan yang lalu.

Selanjutnya biji tersebut ditanam di halaman depan rumahnya  kurang lebih dua bulan yang lalu. Terduga pelaku mengaku tanaman tersebut untuk campuran sayur. Bahkan sudah berapa kali ia mengkonsumsinya bersama sayur.

“Suami  mengaku sudah empat kali mengkonsumsinya bersama sayur, sedangkan istrinya membantah pengakuan tersebut,” pungkasnya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks