alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Ketua Komisi I Penuhi Panggilan Polres

TANJUNG– Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) Ardianto dipanggil penyidik Reskrim Polres Lombok Utara, Sabtu lalu (4/5). Ardianto diperiksa dalam kapasitas sebagai wakil rakyat yang ikut membahas dana BOSDA 2016 dan bantuan madrasah senilai Rp 1,2 miliar.

“Saya hadir atas permintaan penyidik untuk memberikan keterangan. Yang ditanyakan adalah mekanisme penganggaran BOSDA 2016,” jelasnya usai keluar dari ruangan penyidik.

Ardianto menuturkan, dirinya hanya menjelaskan mekanisme penganggaran BOSDA tahun 2016. Soal perubahan nominal anggaran ia mengaku tidak tahu persis.

“Penyidik yang lebih tahu itu,” sambungnya.

Ia melanjutkan, jika mengacu kepada UU, KUPPAS itu menjadi acuan dalam menyusun APBD. “Itu tidak boleh dirubah, kecuali ada hal yang krusial, dan itupun harus dibahas kembali dengan dewan terkait perubahan itu,” jelasnya.

Ardianto mengaku diperiksa penyidik selama tiga jam. Dirinya diberikan lebih dari 10 pertanyaan. Ditanya mengenai siapa yang melapor penganggaran BOSDA tersebut, Ardianto mengaku tidak tahu. Dirinya hanya menerima surat panggilan untuk hadir memberikan keterangan saja.

“Terkait laporan siapa dan kapan saya tidak tahu persis,” akunya.

Ia mengungkapkan, kehadirannya memberikan keterangan sesuai dengan tupoksinya di DPRD KLU. Sedangkan perihal lainnya, Ardianto juga mengaku tidak tahu menahu. Namun jika ada hal yang dinilai menjadi pelanggaran, dirinya berharap ditindak sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kita tidak tahu kelanjutannya seperti apa, nanti kita lihat dari hasil pemeriksaan itu semua. Karena yang diperiksa itu tidak hanya 1  atau 2 orang, tapi banyak,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Lombok Utara AKP I Kadek Metria saat dikonfirmasi belum mau memberikan pernyataan terkait kasus tersebut. Dia mengaku belum menerima berkas penyidikan. Dirinya harus mempelajari berkas tersebut untuk bisa mengetahui progres penyidikan kasus tersebut.

“Sementara ini saya no comment dulu. Berkasnya belum saya terima dan pelajari,” tutupnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks