alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Setahun Pascegempa, Gelar Zikir Bersama

TANJUNG-Musibah gempa yang meluluhlantahkan puluhan ribu bangunan dan menelan ratusan korban jiwa terus dikenang warga Kabupaten Lombok Utara (KLU).  Setahun berlalu, warga KLU mulai bangkit kembali. Rehab rekon pascagempa terus dilakukan. Dan kini sudah menunjukkan progress menjanjikan.

Untuk mengenang kembali musibah gempa tersebut, Pemerintah KLU menggelar zikir bersama di halaman kantor Bupati KLU kemarin (5/8). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat pemkab, anggota DPRD, dan para ASN. Kegiatan ini diharapkan bisa memberi berkah dalam upaya membangun kembali KLU pascagempa.

“Kita mengenang kembali musibah ini, tapi bukan berarti meratapi, “ kata Bupati KLU H Najmul Akhyar usai kegiatan tersebut.

Ia berharap, momentum peringatan setahun pascagempa ini, dapat mengembalikan semangat warga untuk bangkit membangun KLU. Sehingga proses percepatan rehab rekon bisa lebih cepat tuntas.

Dikatakan, selama setahun pascagempa, tidak sedikit program yang sudah dilaksanakan. Namun fokus daerah yakni pembangunan kembali rumah korban gempa. Hasilnya pun cukup baik, meski belum sempurna.

“Sebanyak 41 ribu lebih rumah yang diberikan rekening itu progresnya sudah mencapai setengahnya atau sekitar 20 ribu rumah,” tandasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data BNPB, pembangunan rumah tahan gempa (RTG) sudah mencapai 20 ribu rumah lebih. Setelah dikonfirmasinya ke BPBD KLU, jumlahnya malah sudah mendekati 30 ribu rumah. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks