alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Tagih Pajak Rp 16 Milar, Pemkab Lombok Utara Minta Bantuan KPK

TANJUNG- Piutang pajak hotel, restoran dan tempat hiburan yang belum tertagih di KLU menjadi sorotan dewan. Hal itu mengemuka dalam pandangan umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019.

”Kita telah beberapa kali mengambil langkah berupa pemanggilan serta melakukan perjanjian,” ungkap Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar saat paripurna jawaban kepala daerah terhadap pandangan umum fraksi DPRD, kemarin (6/7).

Jika hutang itu tidak diselesaikan pemda akan mengambil langkah penyitaan. Ini akan dilakukan oleh juru sita pemda. Jika terkendala, pihaknya akan melibatkan aparat penegak hukum.

Namun sebelum itu, pihaknya tetap melakukan pendekatan persuasive. ”Pendekatan secara baik sebagai bentuk daerah yang ramah terhadap investasi sebagaimana tekad awal pemerintah,” sambung dia.

Politisi Demokrat ini melanjutkan, pemda sejatinya terus memberikan angin segar bagi pengusaha. Kini ada pembebasan pajak terhitung April hingga Juli.

Menurut dia, pengusaha harus mensyukuri ruang yang diberikan. Meski begitu, bukan menjadi alasan untuk melupakan piutang yang dimiliki.

”Angin segar itu agar pengusaha berbenah dan mulai melanjutkan usahanya,” tegas dia.

Najmul mengatakan, terkait piutang, pihaknya telah meminta bantuan kejaksaan bahkan KPK. ”Memang itu harus dilakukan  karena nilai objek persoalan itu sampai Rp 1 miliar lebih,” jelas Najmul.

Terkait Rp 16 miliar piutang, bupati menegaskan tak ada pemutihan. Pembebasan pajak hanya pada pajak di masa Pandemi Korona beberapa bulan terkahir.

”April-Juli dibebaskan sedangkan piutang pajak sebelumnya tetap akan ditagih,” pungkas Najmul.

Kepala Bidang Pendapatan, Arifin membenarkan piutang pajak sebesar  itu belum disetorkan ke daerah. Jumlah itu terkumpul dalam rentang waktu tiga tahun. Piutang ini tidak bisa tertagih lantaran berbagai kendala, sehingga tiap tahun jumlahnya  terus bertambah.

”Laporan itu sudah kami sampaikan juga ke KPK lengkap,”ungkap dia

Berbagai upaya sudah dilakukan. Mulai dari teguran lisan hingga tertulis. Temuan permasalahan sangat beragam. Seperti pergantian pemilik objek yang berpiutang, hilang tidak melanjutkan usahanya, atau usaha menurun sampai dengan bangkrut, hingga bersengketa.

Inspektur Lombok Utara H Zulfadli menerangkan, piutang pajak tersebut sudah masuk dalam data temuan BPK. Itu juga dituangkan dalam sebuah rekomendasi catatan yang harus dibahas pada tingkat eksekutif.

”Namanya hutang ya harus tetap dibayar bagaimana pun caranya. Jika tidak maka angka-angka itu akan tetap muncul setiap tahunnya,” jelas dia

Mantan kepala Bapenda Lombok Utara itu menegaskan daerah sangat dirugikan. Pajak titipan konsumen itu merupakan hak daerah dan kewajiban pengusaha.

Dengannya banyak hal bisa dilakukan. Pembangunan berbagai sektor sangat bergantung pemasukan yang diterima daerah. ”Kita berharap ada penyelesaian, namun untuk penghapusan itu tidak semudah yang dibayangkan. Mekanismenya ada dan pemda tidak mungkin ingin menghapusnya juga,” tandas dia (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks