alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Tanaman yang Ditemukan Polisi di KLU Dipastikan Ganja

TANJUNG– Raut sedih tampak dari muka Supani, 36 tahun, saat memasuki aula Mapolres Lombok Utara Rabu lalu (6/3). Bagimana tidak, status Supani kini naik menjadi tersangka dan langsung ditahan. Supani diduga menanam tanaman ganja di halaman rumahnya. Sedangkan suaminya Sukati, 50 tahun, masih diselidiki keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Penetapan tersangka ini dilakukan polisi setelah hasil uji laboratorium terhadap tanaman yang tumbuh di halaman rumah Supani positif sebagai tanaman ganja. “Hasil uji laboratorium di Bali positif itu tanaman ganja,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Lombok Utara Iptu Remanto.

Ia menuturkan, sebelumnya pasangan suami istri (pasutri) ini diamankan, setelah polisi mendapati adanya tanaman ganja di halaman rumah mereka. Sampel tanaman tersebut kemudian diuji lab di Bali, dan akhirnya dipastikan sebagai tanaman ganja.

Dalam proses penyelidikan, pasutri ini mengakui tanaman tersebut adalah tanaman sayur, bukan ganja. Keduanya bahkan sudah mengonsumsi tanaman tersebut sebagai sayur sebanyak empat kali.

Setelah diselidiki, Supani lebih banyak mengetahui tentang tanaman tersebut. Sehingga status Supani pun dinaikkan. Sementara sang suami Sukati, statusnya masih sebagai saksi. Namun polisi masih terus melakukan pendalaman terhadap pria tersebut.

“Suaminya mengaku tidak tahu bahwa itu adalah ganja,” sambungnya.

Menurut Remanto, jika terbukti, Supani dapat dikenakan UU KUHP pasal 111 ayat 2. Di mana disebutkan barang siapa menanam, menyimpan, menguasai atau memiliki narkotika golongan 1 bentuk tanaman melebihi 1 kilogram atau lima batang pohon yang masih hidup, diancam dengan pidana seumur hidup. Atau dikenakan UU No 35 tahun 2009 dengan hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

“Pelaku dijerat pasal penguasaan saja, karena tidak mengedarkannya,” tegasnya.

Sebelumnya pada Minggu (3/3) lalu, sekitar pukul 14.00 Wita, anggota Satresnarkoba dibantu Paur Log dan anggota Satintelkam Polres Lombok Utara mengamankan dua orang pasutri terduga pelaku penanaman ganja.  Polisi menemukan 20 pohon ganja dengan tinggi bervariasi. Paling tinggi sekitar 80 centimeter. Kemudian ada juga temuan 51 benih atau bibit ganja dengan tinggi  rata-rata 5 centimeter.

Penemuan pohon ganja itu bermula dari informasi dari masyarakat setempat. Masyarakat melaporkan di lokasi rumah pelaku ada penanaman ganja. Lokasi rumah yang menjadi temuan pohon ganja itu berada di tengah kebun dan jauh dari jalan raya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks