alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Realisasi PBB Terus Meningkat

TANJUNG–Penarikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sempat mengalami kendala . Berbagai upaya dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) KLU untuk memaksimalkan penarikan PBB. Salah satunya dengan menggelar Gerakan Membayar (Gebyar) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) 7-9 Agustus mendatang.

Menurut Kepala Bapenda KLU H Zulfadli kegiatan ini sebagai salah satu cara untuk meningkatkan motivasi masyarakat atau wajib pajak dalam membayar pajak. Hasilnya, realisasi PBB di KLU perlahan mengalami kenaikan yang signifikan.

“Jika tahun-tahun sebelumnya kegiatan ini kita laksanakan selama sepekan, tahun ini kita gelar selama tiga hari. Meski sederhana, namun tidak menghilangkan kemeriahan gebyarnya,” ujarnya, kemarin (7/8).

Tahun sebelumnya, Bapenda melakukan sosialisasi di masing-masing kecamatan. Sekarang ini berlanjut dengan  sosialisasi ke desa-desa. Sebanyak 20 desa telah didatangi, 13 desa lainnya menyusul.

“Kami membuka pos di Kantor Bapenda, kantor desa, dan kantor BPKP di masing-masing kecamatan,” sambungnya.

Penarikan PBB-P2 di KLU mulai dilaksanakan pada tahun 2014 setelah diserahkan dari pemerintah pusat. Daerah bertugas melakukan pemeriksaan, penghitungan, dan penagihan terhadap PBB-P2. Sedangkan PBB perhutanan, perkebunan, dan pertambangan masih dikelola pusat.

Khusus bidang perdesaan dan perkotaan, sudah diserahkan ke daerah pada tahun 2014 lalu. Sejalan penyerahan kewenangan itu, penerimaan PAD sektor PBB-P2 mengalami peningkatan cukup tinggi. “Juga dibebankan piutang 2014 sebesar Rp 7,5 miliar lebih,” jelasnya.

Pada tahun 2014 lalu, Bapenda menargetkan PBB-P2 sebesar Rp 2,5 miliar. Namun bersamaan dengan itu, selain berupaya mengejar target, Bapenda berupaya mencari strategis penagihan terhadap piutang tersebut. Lalu, pada tahun 2015 ditargetkan Rp 5,4 miliar, tahun 2016 ditargetkan Rp 5 miliar, tahun 2017 ditargetkan Rp 8,5 miliar, dan tahun 2018 ditargetkan Rp 10,1 miliar.

Pihaknya sedikit prihatin walaupun sudah menargetkan PAD sektor PBB-P2. Bencana alam menimpa KLU sehingga target diturunkan di APBDP sebesar Rp 3,3 miliar. Namun, yang berhasil direalisasikan Rp 4,2 miliar lebih.

“Tahun ini kami menargetkan Rp 6,3 miliar. Alhamdulillah sampai bulan Juni yang terealisasi mencapai Rp 3 miliar lebih,” tandasnya

Sementara itu, Bupati KLU H Najmul Akhyar mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan semangat menjadi pembayar pajak yang baik.

“Dana dari pajak ini untuk pembangunan fasilitas umum dan sebagainya,” pungkasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks