alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Pemkab dan KKB Duduk Bersama

TANJUNG-Setelah bergulir sekian lama, polemik penarikan retribusi antara Koperasi Karya Bahari (KKB) dan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menemukan titik temu. Penarikan retribusi masuk destinasi wisata nantinya tetap melibatkan KKB.

“Namun tentunya dengan sejumlah pertimbangan dalam pelaksanaannya,” kata Sekda KLU H Suardi dalam pertemuan antara jajaran pemkab dengan KKB di aula Kantor Sementara Bupati KLU, kemarin (7/2).

Ia berharap semua pihak bisa bersinergi dalam mengelola retribusi masuk kawasan wisata. Semua harus memiliki ranah tupoksi masing-masing. Ia berharap penarikan retribusi tersebut bisa dikerjakan bersama.

Sementara itu Kepala KKB Sabarudin mengatakan, jika pihaknya masih dibutuhkan maka akan dikomunikasikan lebih lanjut. Namun ia berharap kerja sama kali ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Pihaknya tidak ingin hanya menerima surat perintah, namun MoU dengan pemkab.

“Sehingga kerja sama ini menjadi jelas pembagiannya,” tegasnya

Sementara itu, Kabid Destinasi Wisata Disbudpar KLU I Nyoman Bratayasa mengatakan, pemungutan retribusi sebenarnya adalah tugas Disbudpar. Namun agar efektif, Disbudpar bisa melibatkan pihak lain.

Karena itu pihaknya tengah mencari solusi. Bahkan pihaknya sempat ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan pihak kementerian untuk membahas persoalan tersebut.

“Dalam mengembangkan pariwisata, Disbudpar tidak bisa bekerja sendiri. Harus bersinergi dengan sejumlah pihak. Misalnya seperti Dinas Perhubungan, Syahbandar dan beberapa pihak lain,” ujarnya.

Bratayasa mengakui sumber daya yang dimiliki Disbudpar sangat terbatas. Sehingga pemungutan retribusi diserahkan pada KKB.

“Sebenarnya pemungutan sudah berjalan, hanya saja secara formalnya seperti MOU masih berproses,” akunya. (fer/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks