alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Polres KLU Sosialisasi Narkotika Hingga di Pedalaman

TANJUNG-Awal tahun ini sudah dua kali, polisi menemukan tanaman ganja di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Para pelaku penanaman ganja telah diproses secara hukum. Untuk mencegah aksi penanaman ganja, sekaligus penyalahgunaan narkoba Polres Lombok Utara rutin melakukan sosialisasi. Terutama di desa-desa di pedalaman KLU.

Kasatresnarkoba Polres Lombok Utara Iptu Remanto menuturkan, pihaknya mulai mengintensifkan sosialisasi sejak Januari lalu. Sosialisasi ini dinilai mampu mengurangi aksi penyalahgunaan narkoba. Bahkan memberi jalan dalam mengungkap kasus penanaman ganja yang kedua.

“Kami sampaikan ke masyarakat seperti apa ganja dan jenis-jenis narkoba lainnya. Sehingga jika mereka menemukan penyalahgunaan narkoba, bisa melaporkannya ke polisi,” ungkapnya, kemarin (8/3).

Ia melanjutkan, sosialisasi terkait narkotika ini dilakukan sebanyak dua hingga lima kali dalam sebulan. Sasarannya mulai dari kalangan pemuda, para guru dan staf sekolah, hingga masyarakat yang tinggal di pedalaman.  Remanto mengaku hingga saat ini sudah 20 kali sosialisasi dilakukan, dan akan terus berlanjut.

Baca Juga :  Gizi Buruk di KLU Tinggal 4 Persen

“Terakhir kami sosialisasi di Hotel Tanjung Mina, bekerja sama dengan Dikpora. Kemudian sosialisasi dengan Dharma Wanita hingga Bayangkari,” jelasnya.

Sementara sosialisasi di tingkat desa sudah dilakukan di Desa Teniga, Desa Genggelang hingga ke Desa Sesait Kecamatan Kayangan. Sosialisasi juga akan dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Bayan. Pihaknya sengaja mengincar desa yang berada di pedalaman. Sebab selama ini, tanaman ganja ditemukan di daerah pedalaman.

Ia melanjutkan, sosialisasi ini juga melibatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, hingga tokoh agama. Selain itu juga melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB. Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat ditunjukkan beragam jenis narkotika melalui gambar visual. Tujuannya agar mereka bisa mengenal bentuknya secara langsung, bukan hanya sekedar mendengar saja.

Baca Juga :  Cuaca Buruk, Jalan Lingkar Gili Trawangan Mulai Tergerus Abrasi

“Kita gunakan gambar jenis-jenis narkotika, mulai dari pohon hingga dalam bentuk obat-obatan dan lainnya,” jelasnya.

Selain sosialisasi, Remanto mengatakan, pihaknya juga memperketat pengawasan. Polres Lombok Utara akan berusaha menutup semua ruang gerak penyalahgunaan narkotika di KLU. Pihaknya juga terus melakukan pengembangan pencarian di kawasan lain untuk mencari kemungkinan adanya penanam ganja lainnya.

“Pembasmian narkotika hingga ke akar-akarnya akan terus kita lakukan,” pungkasnya. (fer/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/