alexametrics
Kamis, 11 Agustus 2022
Kamis, 11 Agustus 2022

Minta Senaru Dibuka, ATOS Surati TNGR

TANJUNG– Asosiasi Tour Operator Senaru (ATOS) menyurati Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kabupaten Lombok Utara (KLU). ATOS meminta agar jalur pendakian Senaru dibuka kembali.

Dalam suratnya ATOS sepakat untuk tidak membuat camping di Pelawangan. Hal ini sesuai dengan telah direkomendasikan tim survey Senaru.

“Kami sudah menerima surat dari ATOS, namun itu adalah otoritas TNGR,” ujar Kabid Destinasi Disbudpar KLU I Ketut Bratayasa, kemarin (8/4).

Menurutnya, permohonan dibukanya kembali jalur pendakian Senaru dikarenakan para pelaku pariwisata terlalu lama menganggur. Di dalam surat permohonan itu, ATOS menuliskan alasan ekonomi. Mereka tidak memiliki penghasilan setelah ditutupnya kawasan Senaru.

Baca Juga :  Jelang MotoGP, KLU Matangkan Persiapan Transportasi

“Kita maklumi memang. Karena masyarakat di kawasan Senaru mencari penghidupan mengandalkan jalur pendakian,” terangnya.

Ia melanjutkan, tim survey merekomendasikan pendakian hanya sampai di Pelawangan. Bratayasa mengaku pihaknya tetap mengikuti arahan TNGR.

“Pihak ATOS juga meminta pihak TNGR segera mengambil sikap untuk segera memberikan rekomendasikan dibukanya jalur pendakian Senaru,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Balai TNGR Sudiyono mengaku telah menerima surat permohonan yang disampaikan ATOS tersebut. Namun TNGR belum bisa membuka jalur pendakian ke Rinjani.

“Kami sudah rapat kembali dengan tim survey. Kesimpulannya kami tidak mengizinkan jalur Senaru dibuka, tapi kami akan kembali melakukan survey,” jelasnya.

Ia mengatakan, pihaknya tetap melarang aktivitas pendakian untuk menjaga supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (fer/r3)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/