alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Semakin Praktis, Kini Ada Tiket Online ke Gili Trawangan

TANJUNG-Pelayanan untuk wisatawan Gili Tramena (Trawangan, Meno dan Air) terus ditingkatkan. Terbaru telah tersedian layanan pemesanan tiket penyeberangan secara online. Sehingga wisatawan tidak perlu lagi repot mengantre lama.

Layanan pemesanan tiket secara online ini diberlakukan Koperasi Karya Bahari (KKB). Saat ini, layanan baru bisa diterapkan dari Pelabuhan Bangsal dengan tujuan Gili Trawangan saja.

”Bisa langsung download, namanya Lallu.id,” ujar Ketua KKB Sabarudin, Rabu (8/6).

Penerapan layanan tiket online ini sudah dilakukan sebelum libur lebaran lalu. Namun saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya. Sebab itu, KKB intens melakukan sosialisasi pada wisatawan dan masyarakat mengenai layanan itu.

”Besok kita akan sosialisasikan lagi,” janjinya.

Meski pemesanan tiket online diberlakukan, namun penyeberangan ke Gili Trawangan masih didominasi pelayanan manual. Selain belum familiar, aplikasinya pun juga masih dalam tahap pemantapan.

Baca Juga :  Temuan BPKP, Enam Paket Proyek Pembangunan Jalan di KLU Kekurangan Volume

”Apalagi ini baru pertamakali dilakukan, butuh penyesuaian serta adaptasi yang baru,” jelasnya.

Dalam penerapan tiket online ini, KKB bekerja sama dengan pihak ketiga. Perusahaan pihak ketiga ini merupakan rekomendasi dari Pemprov NTB.

”Kita masih usahakan bayar pakai gopay juga. Nanti setelah sudah dibayar baru muncul kode tiket dan nomer kapal dan itu yang ditukar,” bebernya.

Sabarudin menilai, sistem online ini memberikan banyak manfaatnya bagi wisatawan dan masyarakat. Diantaranya agar data pemesanan valid, serta mengantisipasi calo tiket.

Selain itu, perkembangan zaman dan teknologi saat ini membuat pihaknya mau tak mau harus beradaptasi. Di lain sisi wisatawan asing terkadang lebih familiar dengan sistem online.

Baca Juga :  BST Kemensos Tahap Satu Mulai Disalurkan di Lombok Utara

”Harga tetap sama tidak ada yang berubah,” tegasnya.

Terkait intensitas penyeberangan, kini mulai meningkat lagi. Dalam sehari, sekitar 10 public boat melayani pulang pergi wisatawan dari Bangsal ke Gili Tramena.

Sementara pada saat Covid-19 lalu, penyeberangan public boat turun drastis. Kapal yang beroperasi hanya 3-4 unit saja.

”Kalau sekarang 100 orang ada,” tandasnya.

Seorang wisatawan asal Bandung, Bonny Rahardian mengatakan pemesanan tiket secara online lebih memudahkan. Sebagai orang luar NTB, dirinya tidak perlu lagi membuang waktu banyak untuk repot mengantre. Dirinya berharap sistem ini dapat diterapkan tidak hanya di Gili Trawangan saja.

”Jadi lebih mudah, kita juga yang ke sini tidak perlu khawatir,” pungkasnya.(fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/