alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Disnaker PMPTSP KLU Gelar Pelatihan Kompetensi Kerja Untuk Pemuda KLU

TANJUNG-Puluhan pemuda Kabupaten Lombok Utara mendapat pelatihan kompetensi Disnaker PMPTSP KLU, di Balai Latihan Kerja (BLK) Gondang, Kecamatan Gangga, kemarin (9/3). Dalam pembukaan pelatihan tersebut,  Bupati H Djohan Sjamsu berjanji memprioritaskan pembangunan gedung BLK KLU nantinya.

”Untuk bangunan BLK ini akan kita prioritaskan, jadi kita bangun. Hanya saja sekarang ini kita juga belum ada kantor yang terbangun,” ujarnya.

Meski BLK KLU belum terbangun, namun upaya meningkatkan keterampilan masyarakat terus dilakukan. Beberapa pelatihan yang dilakukan diantaranya kompetensi perhotelan hingga pengolahan hasil pertanian.

”Mudah-mudahan Covid-19 segera berakhir. Harapan kita anak muda ini bisa bekerja di hotel dan bisa melakukan pengolahan pertanian,” sambungnya.

Baca Juga :  Pasien PDP Korona Meninggal, Direktur RSUD Lombok Utara Diminta Mundur

Memanfaatkan alat yang ada, Pemerintah KLU tengah berupaya bekerja sama dengan BLK Lombok Timur. Saat ini 16 orang diberi pelatihan dalam satu kelas. Jumlah ini disesuaikan dengan lima paket pelatihan yang ada.

”Kalau paketnya bertambah jadi akan bertambah jumlahnya,” katanya.

Melalui pelatihan keterampilan ini, diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam mencari pekerjaan. Apalagi KLU merupakan daerah pariwisata dan pertanian. Di sektor pertanian, ada banyak olahan yang bisa dihasilkan.

”Makanya anak muda KLU ini kita backup agar bisa bekerja melalui bekerja sama dengan BLK,” tandasnya.

Kepala Disnaker PMPTSP KLU Dende Dewi Tresni Budi mengatakan, pelatihan tahap awal ini melibatkan 80 orang. Rinciannya 16 orang per kelasnya. Dirinya berharap pelatihan ini bisa menjadi pancingan untuk mencetak banyak tenaga kerja profesional.

Baca Juga :  Diajak Bahas Pemotongan Pokir, 27 Dewan KLU Tak Hadir

”Kami di KLU dengan BLK yang seperti ini masih bisa eksis. Kami berharap BLK Lombok Timur bisa menilai kita, agar bisa ditambahkan paketnya,” harap Dende.

Pelatihan untuk kompetensi perhotelan selama 28 hari. Sedangkan pengolahan hasil pertanian selama tiga pekan. Usai pelatihan, 80 orang ini akan terdaftar langsung di bursa kerja dan mendapatkan sertifikat dari badan nasional sertifikasi dan profesi.

”Lima program ini adalah perhotelan, pengelolaan hasil pertanian, servis AC, dan desain grafis. Untuk perhotelan dua kelas,” bebernya. (fer/r9)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/