alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

BUMD KLU, “Tataq Tunaq Berkah” Tak Kunjung Beroperasi

TANJUNG- Keberadaan BUMD Tataq Tunaq Berkah diharapkan bisa mengintervensi penanganan Covid-19. Salah satunya dalam pengadaan sembako untuk warga terdampak.

Sayangnya, BUMD milik Pemerintah Lombok Utara itu tak kunjung beroperasi. Perda Penyertaan Modal belum rampung. Sehingga penyertaan modal Rp 1 miliar belum bisa digunakan. ”Seharusnya bisa seperti GNE (Gerbang NTB Emas) di Pemprov NTB bisa pengadaan sembako dan lainnya,” ucap Ketua Komisi II Narsudin, Senin (8/6) lalu.

Dia menyoroti anggaran yang sudah dianggarkan dari APBD namun belum bisa diapa-apakan. Ada tugas Komisi II terkait BUMD tersebut. Yakni  pembuatan Perda BUMD dan Perda Penyertaan Modal. Pada tahap pertama, modal Rp 1 miliar itu harus ditingkatkan menjadi Rp 4 miliar dalam dua tahun. ”Yakni Rp 3 miliar dalam bentuk setoran, dan Rp 1 miliar yang sudah kita berikan” jelas politisi PPP itu.

Ia melanjutkan, untuk mengesahkan modal Rp 1 miliar tersebut, harus dibuatkan perda. Setelah itu, baru dilakukan penyusunan program bisnisnya.

Terkait Perda Penyertaan Modal, Narsudin mengatakan sudah siap. Hanya saja terhalang Pandemi Korona. Hal tersebut dikarenakan anggaran dewan untuk membahas perda diambil untuk penanganan Covid-19.

”Makanya kami (upayakan,Red) segera buatkan perda agar Rp 1 miliar ini bisa segera digunakan,” tegas dia.

Asisten II Setda KLU H Rusdi mengaku, sejak Januari hingga saat ini BUMD belum bisa berjalan. Hal tersebut dikarenakan draf Perda Penyertaan Modal masih belum klir. ”Tapi direksinya sudah bergerak, mulai dari izin, mencari lokasi kantor, hingga membahas gedung hortikultura di Pemenang sudah dilakukan,” jelas dia.

Rusdi mengungkapkan, BUMD sudah menyiapkan pola kerjasama dengan pemasok di KLU. ”Bahkan direksi pun belum bisa digaji,” ujar mantan Kepala DLHPKP KLU itu terkait persoalan yang ada.

Ia berharap Komisi II agar segera merancang Perda Penyertaan Modal tersebut. ”Komisi II akan memanggil khusus direksinya besok,” kata Rusdi. (fer/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks