alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Data Penerima Jadup Rampung Minggu Depan

TANJUNG-Bantuan jaminan hidup (Jadup) untuk korban gempa dari Kementerian Sosial RI tahap dua untuk Kabupaten Lombok Utara (KLU) segera dicairkan. Namun hingga saat ini, baru satu dari lima kecamatan yang menyerahkan data penerima ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) KLU.

“Kami terus mendorong kecamatan segera merampungkan data penerima Jadup tersebut. Semoga minggu depan bisa rampung semua,” ujar Kepala Dinsos P3A KLU Faisol, kemarin (10/5).

Ia menuturkan, sesuai amanat bupati pencairan, Jadup bisa dilakukan secepatnya. Sehingga penerima bisa menikmati Jadup pada bulan Ramadan ini. Sebab itu pihaknya mendorong kecamatan melakukan percepatan pengumpulan data. Tujuannya supaya desa bisa mengumpulkan data yang dibutuhkan di awal Mei ini.

“Tapi baru Kecamatan Pemenang saja yang sudah lengkap menyerahkan datanya,” sambungnya.

Faisol mengaku tidak tahu persis alasan belum rampungnya data Jadup di empat kecamatan lainnya. Sebab data ini tergantung masing-masing dusun dan desa. Meski begitu, pihaknya berharap data tersebut segera diserahkan sehingga pencairan dapat segera dilakukan.

 “Karena data ini kita akan kirim ke Jakarta. Kalau bisa semua terkumpul cepat, sebelum Lebaran ini Jadup bisa dinikmati,” jelasnya.

Karena data yang belum rampung, pihaknya belum bisa membuatkan rekening. Faisol mengaku anggaran Jadup tersebut sebenarnya sudah ada. Namun pencairannya menunggu semua data terkumpul untuk dikirim ke pusat. Sebab akan ada verifikasi lagi di tingkat pusat.

“Kalau untuk yang sudah nikah tapi sudah cerai, mereka bisa mengambil menggunakan KK awalnya. Yang buka rekening itu istrinya, tapi suaminya yang ambil,” ungkapnya .

Untuk percepatan perampungan data, Dinsos intens melakukan komunikasi dan koordinasi dengan kecamatan. Di kecamatan sendiri ada pendamping dari Dinsos yang membantu. Baik itu PKH hingga Tagana PSM. Kepala fusun hanya menyiapkan berkasnya. Setelah itu hasilnya itu disampaikan ke desa untuk di rekap lagi.

“Mereka dibantu pendamping dari kita, jadi mestinya lebih cepat, “ katanya.

Faisol melanjutkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil untuk pembuatan adminduk yang menjadi persyaratan pencairan Jadup. Jika belum memiliki E-KTP, penerima bisa menggunakan surat keterangan dari desa.

Terpisah Camat Pemenang Suhadman mengatakan data penerima Jadup seluruh desa di Kecamatan Pemenang sudah rampung. Pihaknya sudah menyerahkan data tersebut ke Dinsos P3A belum lama ini.

“Tinggal menunggu langkah selanjutnya saja,” pungkasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks