alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Lahan Polteknik Vokasi Diklaim Sudah Clear

TANJUNG-Keinginan Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menjadikan pokteknik vokasi menjadi sebuah perguruan tinggi negeri terkendala lahan. Lahan yang tersedia, ternyata berada dalam kawasan rencana pembangunan mega proyek Bandar Internasional Kayangan atau Global Hub.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) KLU DR Fauzan mengakui persoalan lahan tersebut menjadi salah satu bahasan terkait rencana pembangunan kampus vokasi itu. Namun pada prinsipnya sudah tidak ada persoalan. Pemkab hanya membutuhkan 10 hektare lahan saja dari total luas lahan yang akan dibutuhkan Global Hub sebanyak 10 ribu hektare.

“Memang tidak ada pilihan lain, pemkab hanya bisa memanfaatkan lahan yang ada di Amor-amor itu,” ujarnya kemarin (10/5).

Dikatakan, yang terpenting saat ini pihaknya menyerahkan lahan tersebut. Nantinya ketika Global Hub mulai dibangun, keberadaan lahan kampus ini akan dibicarakan lagi di tingkat kementerian.

“Syarat untuk dibangunnya politeknik itu, pemkab harus menyiapkan lahannya. Artinya kita harus menyerahkan 10 hektare lahan itu kepada pusat untuk dijadikan perguruan tinggi vokasi,”jelasnya.

Menurutnya kalaupun nantinya kampus tersebut dipindahkan,  pemerintah pusat bisa saja membebaskan lahan yang lain. Opsi lain, bisa saja rancangan Global Hub yang akan disesuaikan lagi, dengan tidak menghilangkan keberadaan kampus tersebut.

“Terlebih lagi disana sudah ada Mako Brimob juga, apakah nanti terintegrasi dengan Global Hub atau tidak, nanti dilihat lagi,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR KLU M. Zaldy Rahardian mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Global Hub. Sejauh ini sudah tidak ada masalah lagi. Menyangkut persoalan yang di tahun 2018 hanya masalah izin pemanfaatan tanah. Sedangkan terkait izin penggunaan tanah baru muncul tahun ini.

“Kalau yang masuk di tahun 2018, tidak ada masalah lagi. Karena sejak awal sebelum ada wacana sudah diketahui lahan 10 hektare Amor-amor kayangan itu untuk kampus vokasi,”jelasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks