alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Warga Sambut Groundbreaking Global Hub

TANJUNG-Mega proyek Global Hub Kayangan telah lama dinanti warga Kabupaten Lombok Utara (KLU), khususnya di Kecamatan Kayangan. Kehadirannya global hub diharapkan mampu mengangkat ekonomi warga menjadi lebih sejahtera.

“Masyarakat Kayangan berharap agar nantinya proyek global hub ini dikerjakan sampai tuntas,” tandas Camat Kayangan M Thohir pada Lombok Post, kemarin (12/9).

Realisasi mega proyek ini sangat dinanti-nantikan. Warga setempat bahkan sudah mulai menyiapkan diri menyambut dimulainya pembangunan global hub. Namun gempa Agustus tahun lalu, membuat nasib global hub terkatung-katung. Warga khawatir akan keberlanjutan proyek besar tersebut.

Namun angin segar datang belum lama ini. Investor asal Korea Selatan, berniat berinvestasi di kawasan tersebut. Bahkan telah terjalin MoU antara gubernur NTB, bupati KLU dan perwakilan investor tersebut di Jakarta.

“Kabar ini sangat menggembirakan kami. Karenanya kami berharap proyek ini segera terlaksana tanpa ada kendala,” sambungnya.

Ia mengungkapkan, informasi yang diterimanya, sejauh ini baru satu perusahaan yang berniat berinvestasi di proyek tersebut. Sebelum gempa sebenarnya ada tiga perusahaan yang akan masuk. Sayang komunikasi dengan perusahaan tersebut menghilang pascagempa lalu.

Diakuinya warga Kayangan sempat bingung dengan kelanjutan mega proyek ini. Mereka bertanya-tanya apakah global hub jadi dibangun atau tidak. Namun pertanyaan tersebut terjawab dengan kabar segera dimulainya pembangunan proyek tersebut.

“Semoga proyek ini tidak sebatas groundbreaking saja,” tegasnya.

Mega proyek global hub ini bukanlah investasi main-main. Sebab itu pihaknya sudah mulai mempersiapkan sumber daya manusia (SDM). Sehingga warga lokal diharapkan dapat mengisi pekerjaan di proyek tersebut.

“Para pemuda kami sudah diberikan bimbingan dan kursus, untuk menyambut proyek tersebut. Bahkan anak-anak yang purtus sekolah, kita bantu agar mereka melanjutkan kembali sekolahnya,” pungkasnya. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks