alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Manfaatkan Limbah Plastik untuk Campuran Aspal

TANJUNG-Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) akan menerima bantuan mesin pencacah plastik dari pusat. Mesin ini nantinya akan digunakan untuk menghancurkan sampah plastik dan mengolahnya menjadi tepung untuk campuran aspal.

“Mesin cacah segera kita terima, tinggal menunggu TPA-nya rampung,” ungkap Kepala Dinas LH Perkim KLU H. Rusdi, kemarin (12/11).

Ia menyebut, pemerintah pusat mengadakan 813 unit mesin pencacah plastik. NTB bakal mendapatkan 16 unit mesin yang disalurkan ke sejumlah kabupaten/kota. Mesin cacah tersebut nantinya akan mencacah limbah plastik menjadi tepung sebagai bahan campuran aspal hotmix.

“Namun kapasitas mesinnya relatif kecil dengan olahan material sebesar 20 Kg,” ungkapnya.

Kebutuhan tepung plastik untuk campuran aspal hotmix diakuinya cukup besar. Untuk 1 kilometer jalan aspal dengan ketebalan 5 cm dan lebar 7 meter, dibutuhkan 3 ton sampah atau 3,5 kilogram plastik tiap 1 ton aspal.

“Sampah plastik ini diolah jadi tepung, nanti tepung ini akan dijual ke perusahaan pengolahan aspal,” imbuhnya.

Rusdi menambahkan, pihaknya harus memastikan plastik tersedia dalam jumlah banyak. Pasalnya, pengalaman di beberapa daerah lain, ketersediaan plastik tidak mencukupi kebutuhan. Satu alat yang dioperasikan hanya mampu aktif 3 bulan, selanjutnya dianggurkan karena sampah plastik yang tidak mencukupi.

Dinas LH KLU, kata dia, tidak ingin pengalaman seperti itu terulang. Terlebih lagi, pemerintah Indonesia memprogramkan mengurangi limbah dengan program 3R (reduce, reuse, recycle) sampai 30 persen hingga 2025.

Sampah plastik menjadi permasalahan utama lingkungan karena sulit terurai dan nilai jualnya sangat rendah. Melalui 3R tersebut, sampah plastik diharapkan tidak lagi memberi masalah bagi lingkungan. (fer/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks